Makin Instan! Ini Cara Kerja Kamera Pintar SAOT Pemburu Offside Sepak Bola

Bukan Bola Biasa, Teknologi di Piala Dunia 2026 Bisa Deteksi Offside Otomatis
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno – Drama keputusan offside yang kontroversial sering kali menjadi bumbu pahit dalam pertandingan sepak bola profesional.

XLSMART dan REMIND Pasang Mesin Otomatis Pengumpul Sampah Gadget di ITB

Namun, era perdebatan panjang tersebut tampaknya mulai berakhir. FIFA kini resmi mengandalkan versi terbaru dari Semi-automated offside technology (SAOT) atau Teknologi Offside Semi-Otomatis yang jauh lebih agresif dan instan.

Lalu, apa sebenarnya SAOT itu, mengapa teknologi ini diciptakan, dan bagaimana kecerdasan buatan (AI) di dalam stadion bekerja mendeteksi pelanggaran dalam hitungan milidetik? Simak ulasan mendalam khas VIVA Techno berikut.

Bukan Sekadar Sosialisasi, Polres Garut Cetak Pioner Paham AI di Kalangan Pelajar

Apa Itu SAOT dan Mengapa Diperlukan?

Secara sederhana, SAOT adalah alat bantu digital yang dirancang untuk membantu asisten wasit video (VAR) dalam mengambil keputusan offside secara lebih cepat, akurat, dan dapat direproduksi secara konsisten.

Sepak Bola Piala Soeratin U-15 di Garut Yang Berakhir Ricuh, Tak Kantongi Izin Polisi Setempat

Sebelum adanya teknologi ini, hakim garis sering diinstruksikan untuk menunda mengangkat bendera saat terjadi potensi gol guna menghindari kesalahan fatal.

Masalahnya, membiarkan permainan yang sudah offside terus berjalan terbukti meningkatkan risiko cedera pemain akibat benturan yang sia-sia.

Di sinilah SAOT hadir sebagai penyelamat untuk memberikan data objektif secara real-time.

Pada pembaruan Advanced SAOT paling gres, sistem bahkan bisa langsung mengirimkan sinyal audio instan kepada perangkat pertandingan di lapangan jika terjadi posisi offside yang super jelas, tanpa perlu menunggu tinjauan lama di ruang VAR.

Cara Kerja 16 Kamera Pintar di Stadion

Sistem canggih yang dikembangkan oleh Football Technology Centre (kolaborasi FIFA dan Hawk-Eye Innovations) ini mengandalkan ekosistem perangkat keras terintegrasi yang luar biasa rumit:

  • 16 Kamera Khusus: Dipasang di sekeliling struktur atap stadion untuk melacak pergerakan bola dan seluruh pemain di lapangan secara konstan.
  • 50 Frame per Detik: Kamera menangkap data sebanyak 50 kali dalam satu detik.
  • 29 Titik Data Tubuh: Untuk setiap pemain, AI melacak 29 titik tubuh berbeda secara spesifik—termasuk anggota badan (tangan, kaki, kepala) yang sah atau tidak sah digunakan untuk mencetak gol menurut aturan offside.
  • Sensor Bola Terkoneksi: Jika tersedia, bola pertandingan ditanamkan sensor khusus (connected ball technology) untuk menentukan momen persis kapan bola ditendang oleh rekan satu tim.
Halaman Selanjutnya
img_title