Positivo Theory: Cara Sederhana Ubah Pola Pikir Jadi Aksi Nyata
- Istimewa
VIVA - Ketidakpastian arah hidup, tekanan ekonomi, dan tuntutan sosial menjadi tantangan yang kerap dihadapi generasi muda Indonesia.
Situasi tersebut mendorong lahirnya buku Positivo Theory, karya Ferdiansyah Rusman, yang menawarkan pendekatan pengembangan diri berbasis pengalaman nyata.
Buku yang diterbitkan Rumah Naratif ini menyajikan kumpulan afirmasi positif yang disusun dari perjalanan pribadi penulis dalam menghadapi kegagalan dan proses membangun usaha.
Positivo Theory tidak hanya menekankan pentingnya berpikir positif, tetapi juga mengarahkan pembaca pada langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ferdiansyah Rusman menjelaskan, buku ini dirancang untuk membantu anak muda mengubah pola pikir negatif menjadi energi produktif, membangun kebiasaan kecil secara konsisten, serta berani mengambil keputusan sejak hari ini.
Pendekatan tersebut ditujukan agar pembaca tidak terjebak pada motivasi sesaat, melainkan mampu menciptakan perubahan berkelanjutan.
Di dalamnya, pembaca disuguhi prinsip-prinsip praktis Positivo, cerita kegagalan dan keberhasilan yang relevan dengan realitas generasi muda, hingga latihan harian sederhana tanpa membutuhkan biaya maupun waktu yang kompleks.
Salah satu bagian yang menjadi sorotan adalah formula “The Secret is Out”, yang membahas pengelolaan pikiran, emosi, dan tindakan sebagai fondasi pengambilan keputusan hidup.
Berbeda dari buku motivasi pada umumnya, Positivo Theory diposisikan sebagai panduan aplikatif bagi pemuda yang ingin menata masa depan secara sadar dan terukur.
Pesan yang disampaikan menekankan bahwa perubahan hidup tidak bergantung pada momen besar, melainkan pada konsistensi keputusan kecil yang dimulai sejak sekarang.
Ferdiansyah Rusman, S.H., M.M., dikenal sebagai aktivis kepemudaan dan pengusaha. Ia menjabat Ketua Umum Perserikatan Baramuda Indonesia (PBI), pendiri Ferdi & Partners, Sekretaris Jenderal Barisan Relawan Muda Indonesia, serta penggagas Bara Karsa.
Selain itu, ia mengembangkan Poshbloc CMS sebagai platform media bagi jurnalis independen dan aktif mendorong literasi digital serta peran strategis generasi muda.
Melalui buku ini, Ferdiansyah menegaskan bahwa setiap individu memiliki kendali untuk membentuk masa depannya sendiri, dimulai dari keberanian mengambil langkah pertama hari ini.*