Siswi SMP Ubah Sampah Jadi Rp6 Miliar dengan Aplikasi Ini

Ilustrasi Daur Ulang Sampah
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno - Sampah buah dan sayuran yang biasanya dibuang kini menghasilkan Rp6 miliar per bulan! Semua berkat kreativitas seorang siswi SMP Tirtamarta Penabur Cinere yang menciptakan aplikasi Organic View, mengubah limbah organik jadi peluang bisnis nyata dan ramah lingkungan.

Perbedaan Paket Gemini AI 2026: Free, Plus, Pro, Ultra, Mana Terbaik?

Dari Ide ke Teknologi

Terinspirasi tumpukan sampah di pasar, ia menciptakan Organic View, aplikasi yang menghubungkan penjual, pengelola sampah, dan peternak maggot.

3 HP Flagship OPPO Bekas Terbaik 2026, Performa Premium Harga Turun

Bisnis Bernilai Miliaran

Sampah yang biasanya jadi beban, kini diolah menjadi pakan ternak, bahan pertanian, dan peluang bisnis bernilai tinggi.

Bingung Pilih Laptop atau Tablet? Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Prestasi Global

Inovasinya menembus ajang internasional WRCSO dan IIIEX, membuktikan bahwa kepedulian lingkungan bisa jadi prestasi dan bisnis sekaligus.

Dukungan Guru dan Keluarga

Sekolah dan orang tua menjadi pendorong utama: guru mendorong berpikir kritis dan berani tampil, orang tua memberi semangat untuk mengubah masalah jadi peluang.

“Mama terus mendorong aku supaya bisa mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang berharga, dan lahirlah Organic View,” ujar siswi Angela Margareth Marbun dalam keterangannya, Selasa 23 September 2025.

Dari ide sederhana itu lahir Organic View, sebuah aplikasi berbasis prototipe Figma yang mempertemukan penjual pasar, pengelola sampah, dan peternak maggot.

Kini, sampah organik tidak lagi jadi beban. Dengan teknologi ini, limbah bisa diolah menjadi pakan ternak organik, bahan pertanian dan peluang bisnis bernilai miliaran rupiah.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa teknologi sederhana sekalipun bisa memunculkan peluang ekonomi signifikan.

Lewat pengalaman ini, nilai kreativitas, kepedulian, dan percaya diri ditanamkan sejak dini. Tagline sekolah “Grow Beyond Greatness” jadi nyata: anak-anak diberi kesempatan bersinar, melampaui batas, dan menemukan potensi unik mereka.*