Cara Mudah Perbaiki Speedometer Retak Tanpa ke Bengkel

Cara Membersihkan Kaca Speedometer
Sumber :
  • YouTube

VIVAOtomotif - Retakan pada kaca speedometer motor atau mobil sering dianggap sepele. Padahal, kerusakan ini bukan hanya mengganggu tampilan, tetapi juga bisa menurunkan visibilitas informasi penting seperti kecepatan dan jarak tempuh kendaraan.

Waspada Efek Samping B50, Pemilik Mobil Diesel Wajib Cek Bagian Krusial Ini!

Sejumlah pakar otomotif menyebutkan, kaca panel instrumen yang retak biasanya terjadi akibat benturan kecil, paparan panas ekstrem, hingga usia material yang menurun. 

Jika dibiarkan, retakan bisa menyebar dan memungkinkan debu atau air masuk ke panel instrumen. Namun, pemilik kendaraan tidak selalu harus mengganti unit speedometer baru yang biayanya relatif mahal. 

Yamaha CUXiE Resmi Mengaspal, Desain Stylish dan Praktis untuk Kota

Ada beberapa metode perbaikan murah yang bisa dilakukan untuk memperpanjang usia kaca panel tanpa mengganti komponen secara keseluruhan.

1. Teknik Resin atau Lem UV

Harga Yamaha Aerox-e Resmi Terungkap, Lebih Murah dari Prediksi

Metode paling umum adalah mengisi retakan menggunakan resin bening atau lem UV khusus kaca otomotif. Cairan ini disuntikkan ke celah retakan lalu dikeringkan menggunakan sinar ultraviolet agar mengeras dan menyatu dengan material kaca.

Teknik serupa juga digunakan pada perbaikan kaca mobil retak, di mana retakan dapat diperbaiki tanpa mengganti kaca, meski hasilnya biasanya tidak kembali 100 persen seperti baru.

2. Poles dan Finishing Permukaan

Setelah resin mengeras, permukaan kaca biasanya dipoles untuk mengembalikan kejernihan visual. Proses ini membantu menyamarkan retakan dan meningkatkan visibilitas panel instrumen.

3. DIY Repair Kit

Saat ini tersedia kit perbaikan kaca otomotif yang bisa digunakan sendiri di rumah. Paket ini biasanya berisi resin, alat injeksi, dan pelapis UV untuk memperbaiki retakan kecil dengan biaya lebih murah dibanding bengkel profesional.

Hemat Biaya Dibanding Ganti Panel

Biaya perbaikan kaca retak dengan metode resin umumnya jauh lebih murah dibanding penggantian komponen baru. Pada kaca otomotif, biaya perbaikan bisa berkisar ratusan ribu rupiah, sedangkan penggantian kaca atau panel bisa mencapai jutaan rupiah tergantung tingkat kerusakan.

Meski bisa diperbaiki, tidak semua retakan dapat diselamatkan. Retak besar, berada di area kritis, atau menembus lapisan kaca biasanya tetap memerlukan penggantian komponen demi keamanan berkendara.

Para ahli juga menyarankan perbaikan dilakukan sedini mungkin sebelum retakan melebar dan merusak panel instrumen di dalamnya.*

Halaman Selanjutnya
img_title