Motor Listrik vs Bensin, Mana yang Lebih Cocok untuk Kerja Ojol?

Motor Listrik vs Bensin
Sumber :
  • YouTube

VIVATechno – Motor listrik atau bensin untuk kerja ojol menjadi pertanyaan penting bagi driver. Keputusan ini sangat mempengaruhi pendapatan dan biaya operasional harian.

img_title Terisolasi dari Kota, Desa di Garut Ini Mendadak Punya Listrik Mandiri 25 Ribu Watt!

Perhitungan motor listrik atau bensin untuk kerja harus dilakukan dengan teliti. Faktor biaya bahan bakar dan penghasilan bersih menjadi penentu utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak driver masih bingung memilih motor listrik atau bensin untuk kerja. Padahal, analisis yang tepat bisa membantu meningkatkan profit secara signifikan.

img_title PLTMH Bantu Sumber Listrik untuk Warga di Pelosok Garut

Motor listrik atau bensin untuk kerja memiliki karakteristik berbeda. Pemahaman mendalam tentang kedua jenis kendaraan ini sangat diperlukan.

Analisis Penghasilan 

img_title Polres Garut dan PLN Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Liatrik Umum di Lingkungan Polres

Motor listrik atau bensin untuk kerja ojol membutuhkan perhitungan penghasilan yang akurat. Honda Beat 110cc menjadi pilihan populer dengan efisiensi bahan bakar 60 km/liter.

Asumsi jarak tempuh motor listrik atau bensin untuk kerja adalah 150 km per hari. Dari jarak tersebut, 30 km digunakan untuk melipir mencari penumpang.

Motor listrik atau bensin untuk kerja dengan Honda Beat menghasilkan tarif Rp2.500 per kilometer. Penghasilan kotor mencapai Rp300.000 sebelum dipotong komisi aplikator 20%.

Biaya Operasional 

Motor listrik atau bensin untuk kerja memiliki struktur biaya berbeda. Motor bensin membutuhkan 2.5 liter bensin untuk jarak tempuh 150 km sehari.

Dengan harga bensin Rp10.000 per liter, biaya bahan bakar motor listrik atau bensin untuk kerja mencapai Rp25.000. Penghasilan bersih motor bensin menjadi Rp215.000 per hari.

Efisiensi motor listrik atau bensin untuk kerja sangat menentukan keuntungan. Motor bensin memiliki keunggulan dalam hal ketersediaan SPBU di mana-mana.

Keunggulan 

Motor listrik atau bensin untuk kerja memiliki perbedaan signifikan dalam biaya operasional. Motor listrik hanya membutuhkan Rp5.000 untuk sekali charging.

Jarak tempuh motor listrik atau bensin untuk kerja sama-sama 150 km per hari. Motor listrik memerlukan dua kali charging untuk memenuhi kebutuhan harian.

Total biaya listrik motor listrik atau bensin untuk kerja hanya Rp10.000 per hari. Penghasilan bersih motor listrik mencapai Rp230.000, lebih tinggi Rp15.000 dibanding motor bensin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbandingan Profit Harian

Motor listrik atau bensin untuk kerja menunjukkan perbedaan profit yang cukup signifikan. Motor listrik memberikan keuntungan tambahan Rp15.000 per hari.

Halaman Selanjutnya
img_title