6 Cara Mudah Cek Motor Bekas Agar Aman dari Penipuan
- id.pinterest.com
VIVATechno – Membeli motor bekas memang menggiurkan karena harga lebih murah. Namun, tips beli motor second yang salah bisa membuat kamu rugi besar di kemudian hari.
Banyak pembeli motor bekas yang terjebak karena tidak tahu cara cek motor bekas dengan benar. Akibatnya, motor yang dibeli ternyata bermasalah dan butuh perbaikan mahal.
Motor second berkualitas bisa didapat jika tahu caranya. Dengan 6 langkah pemeriksaan ini, kamu bisa terhindar dari motor bermasalah yang merugikan.
Pemeriksaan Sistem Kelistrikan
Nyalakan motor dan periksa semua indikator di dashboard. Pastikan spidometer, lampu sein, dan tombol-tombol lainnya berfungsi normal.
Jika ada komponen kelistrikan yang mati, itu pertanda buruk. Motor dengan masalah kelistrikan biasanya membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Cek Kondisi Mesin Lewat Knalpot
Masukkan jari ke lubang knalpot untuk mengecek kondisi internal mesin. Jika kering, itu pertanda mesin masih sehat dan terawat.
Hindari motor yang knalpotnya basah dengan oli atau mengeluarkan asap putih. Kondisi ini menandakan ada masalah serius pada mesin yang perlu perbaikan mahal.
Periksa Level Oli dan Perawatan
Cek level oli mesin dengan menggunakan stick pengukur. Oli yang habis atau sangat kotor menunjukkan perawatan yang buruk.
Motor tanpa oli bisa mengalami kerusakan mesin parah. Sebaiknya hindari motor yang olinya sudah habis atau sangat hitam pekat.
Inspeksi Rangka dan Struktur
Buka cover untuk memeriksa kondisi rangka motor secara menyeluruh. Perhatikan apakah ada bagian yang keropos atau rusak struktural.
Rangka yang rusak sangat berbahaya untuk keselamatan berkendara. Hindari motor dengan rangka yang sudah mulai rapuh atau berlubang.
Pengecekan Bagian Depan dan Keselarasan
Periksa apakah bagian depan sejajar dengan ban belakang. Ketidakselarasan bisa menandakan motor pernah mengalami kecelakaan serius.
Motor bekas kecelakaan biasanya punya masalah tersembunyi lainnya. Lebih baik cari motor lain yang tidak pernah jatuh atau kecelakaan.
Tes Kemudi dan Sistem Rem
Cek apakah setir motor goyang saat dikemudikan. Setir yang tidak stabil menandakan masalah pada sistem kemudi atau suspensi.