Pemilik Mobil Wajib Tahu! Begini Cara Hitung Servis Berkala yang Benar
- id.pinterest.com
VIVATechno – Merawat mobil secara rutin bukan sekadar menjaga performa, tapi juga mencegah kerusakan besar dan biaya tak terduga.
Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang masih bingung kapan harus servis, apa saja yang dicek, dan berapa biayanya.
Berikut ini adalah panduan lengkap servis mobil rutin yang bisa dijadikan acuan oleh pengguna kendaraan harian maupun pemula :
1. Servis Setiap 5.000 Km: Ganti Oli dan Pemeriksaan Ringan
Waktu : Setiap 4–6 bulan atau 5.000 km (mana yang tercapai lebih dulu)
Yang dilakukan :
Ganti oli mesin dan filter oli
Pemeriksaan rem, aki, wiper, tekanan ban
Cek semua cairan (radiator, power steering, washer)
Biaya rata-rata: Rp400.000 – Rp800.000 (tergantung jenis oli dan bengkel).
2. Servis Besar Setiap 10.000–20.000 Km
Waktu : Biasanya setahun sekali atau per 10.000–20.000 km
Yang dilakukan :
Ganti oli mesin, oli transmisi (jika perlu)
Ganti filter udara & kabin
Pembersihan throttle body dan injektor
Kalibrasi sistem injeksi & rem
Balancing dan spooring (jika dibutuhkan)
Biaya rata-rata: Rp900.000 – Rp2.000.000.
3. Servis Sistem Pendingin Setiap 40.000 Km
Waktu : Sekitar 2 tahun sekali
Yang dilakukan :
Flushing radiator
Ganti coolant/air radiator
Pemeriksaan kipas pendingin dan thermostat
Biaya rata-rata: Rp300.000 – Rp600.000.
4. Servis Rem dan Suspensi Setiap 30.000–40.000 Km
Waktu : Tergantung pemakaian, tapi rata-rata setiap 2 tahun
Yang dilakukan :
Ganti kampas rem depan-belakang
Periksa sistem hidrolik
Cek & servis suspensi (shockbreaker, bushing)
Biaya rata-rata: Rp700.000 – Rp1.500.000 (tergantung merek & jenis mobil).
5. Servis Aki dan Sistem Kelistrikan
Waktu : Aki konvensional perlu dicek rutin tiap 6 bulan, aki kering biasanya bertahan 1,5–2 tahun
Yang dilakukan :
Cek tegangan aki
Bersihkan terminal dan cek alternator
Biaya rata-rata: Pemeriksaan gratis, ganti aki Rp500.000–Rp1.200.000.
Tips Hemat Servis Mobil di 2025
Gunakan oli dan spare part berkualitas, tidak harus dari diler, simpan bukti servis agar tahu riwayat perawatan dan gunakan aplikasi servis mobil untuk pengingat jadwal dan booking bengkel.
Servis mobil rutin bukan cuma urusan teknis, tapi juga investasi jangka panjang untuk keselamatan dan efisiensi kendaraan.