MacBook Neo Meledak, Apple Hadapi Dilema Besar Soal Produksi

MacBook Neo
Sumber :
  • PCMag

VIVATechno – Laptop terbaru dari Apple kembali menjadi sorotan setelah mencatat penjualan yang sangat tinggi.

Budget Rp10 Juta untuk Ngedit Video: Mending iPad M2 atau MacBook Neo? Kreator Wajib Tahu Ini!

Perangkat bernama MacBook Neo ini bahkan disebut sebagai salah satu laptop paling laris tahun ini.

Tingginya permintaan justru memunculkan masalah baru bagi Apple.

MacBook Neo Murah atau iPad Mini 7? Cek Perbandingannya Sebelum Masuk Ekosistem Apple

Menurut analis Tim Culpan, Apple kini menghadapi dilema besar terkait produksi MacBook Neo.

Masalah utama terletak pada ketersediaan chipset yang digunakan perangkat ini.

Motif Kasus Lansia Tewas di Hantam Batu, Masih Misterius

MacBook Neo diketahui menggunakan versi khusus dari chip A18 Pro.

Chip tersebut merupakan versi yang sama dengan yang digunakan pada iPhone flagship terbaru.

Namun, versi yang digunakan di MacBook Neo adalah varian binned dengan satu inti GPU dinonaktifkan.

Strategi ini sebenarnya umum digunakan untuk menekan biaya produksi.

Dengan cara ini, Apple bisa menghadirkan laptop dengan harga lebih terjangkau.

Namun, tingginya permintaan membuat stok chip jenis ini menjadi terbatas.

Laporan menyebutkan bahwa Apple bisa kehabisan pasokan sebelum memenuhi seluruh permintaan pasar.

Padahal sebelumnya perusahaan menargetkan produksi sekitar lima hingga enam juta unit.

Kini, angka penjualan disebut melampaui ekspektasi awal tersebut.

Situasi ini membuat Apple harus mengambil keputusan penting dalam waktu dekat.

Salah satu opsi adalah meningkatkan produksi chip A18 Pro.

Namun langkah ini tidak mudah karena proses produksi dilakukan oleh TSMC dengan teknologi 3nm yang sudah penuh kapasitas.

Apple kemungkinan harus membayar lebih mahal untuk mendapatkan tambahan produksi.

Selain itu, chip tersebut tetap perlu disesuaikan agar sesuai dengan spesifikasi MacBook Neo.

Alternatif lain adalah mengalihkan pasokan chip dari perangkat lain.

Namun langkah ini berisiko meningkatkan biaya produksi secara keseluruhan.

Ada juga kemungkinan Apple akan mengubah strategi produknya.

Misalnya dengan mengurangi varian termurah dan fokus pada model dengan margin lebih tinggi.

Namun hal ini bisa mengurangi daya tarik utama MacBook Neo sebagai laptop terjangkau.

Opsi lain yang muncul adalah mempercepat peluncuran generasi berikutnya.

MacBook Neo generasi baru disebut bisa menggunakan chip A19 Pro yang lebih canggih.

Meski begitu, langkah ini juga memiliki risiko karena biaya produksi yang lebih tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title