Sony Siapkan PS6 Handheld, Spek Diklaim Lebih Gahar
- YT
VIVATechno – Rumor mengenai konsol handheld terbaru dari Sony kembali mencuat dan semakin menarik perhatian.
Perangkat ini disebut akan hadir sebagai bagian dari generasi PlayStation 6 dengan format portabel.
Jika benar terwujud, konsol ini digadang gadang menjadi penerus dari PlayStation Vita.
Bocoran terbaru menyebutkan bahwa perangkat ini sedang dalam tahap perencanaan dengan spesifikasi yang cukup ambisius.
Seorang leaker yang mengaku memiliki koneksi dengan AMD membagikan sejumlah detail menarik.
Menurutnya, konsol handheld ini akan memiliki performa lebih tinggi dibandingkan Xbox Series S.
Selain itu, perangkat ini juga disebut akan mendukung teknologi grafis modern seperti ray tracing.
Fitur tersebut memungkinkan pencahayaan dalam game terlihat lebih realistis.
Teknologi rasterisation juga dikabarkan tetap digunakan untuk menjaga performa tetap stabil.
Tidak hanya itu, konsol ini juga dirumorkan akan membawa teknologi PSSR 3.
Teknologi ini merupakan penerus dari PSSR 2 yang digunakan pada PS5 Pro.
PSSR sendiri berfungsi meningkatkan kualitas visual melalui teknik upscaling.
Bahkan, PSSR 3 disebut mampu melampaui teknologi DLSS 2 yang digunakan pada Nintendo Switch 2.
Leaker tersebut mengklaim kualitas gambar yang dihasilkan akan lebih tajam dan detail.
Dalam forum diskusi NeoGaf, ia menyebut performa GPU perangkat ini sedikit lebih unggul dari Xbox Series S.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan pada ray tracing akan jauh lebih signifikan.
Namun, tidak semua pihak langsung percaya dengan bocoran tersebut.
Sejumlah pengguna forum meragukan keakuratan informasi yang beredar.
Beberapa bahkan menganggap klaim tersebut terlalu berlebihan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Sony terkait keberadaan perangkat tersebut.
Banyak analis juga menilai kemungkinan hadirnya PS6 handheld masih belum jelas.
Sony sendiri saat ini sudah memiliki PlayStation Portal yang fokus pada cloud gaming.
Perangkat tersebut masih dalam tahap pengembangan untuk memaksimalkan potensinya.
Selain itu, pengembangan konsol utama generasi berikutnya juga disebut menghadapi berbagai tantangan.
Salah satunya terkait kebutuhan hardware seperti RAM yang bisa mempengaruhi jadwal rilis.
Dengan kondisi tersebut, peluncuran perangkat handheld baru dinilai cukup sulit dalam waktu dekat.