Infinix Xpad 20 Gagal Total untuk Desainer, Ini Alasannya!
- id.pinterest.com
VIVA Techno – Infinix Xpad 20 baru saja dirilis dengan harga terjangkau sekitar 2 jutaan. Tablet ini menawarkan berbagai fitur menarik untuk pengguna sehari-hari. Namun, apakah cocok untuk para desainer dan kreator konten?
Setelah diuji langsung sebagai daily driver, ternyata ada beberapa kekurangan fatal. Terutama bagi kalian yang butuh tablet untuk menggambar atau mencatat. Mari kita bahas tuntas kenapa tablet ini kurang recommended untuk desainer.
Masalah Stylus Jadi Kendala Utama
Infinix tidak mengeluarkan pensil resmi untuk Xpad 20 ini. Yang tersedia hanya keyboard seharga 500 ribuan. Kalau mau pakai stylus, harus beli third party seperti Mixio.
Masalahnya, palm rejection tidak berfungsi optimal dengan pensil pihak ketiga. Saat tangan menempel di layar, tablet tetap mendeteksi sebagai input. Ini sangat mengganggu saat menggambar atau menulis notes.
Chipset Helio G88 Masih Tertinggal
Dari segi prosesor, Xpad 20 masih pakai Helio G88 yang ketinggalan zaman. Kompetitor lain sudah minimal pakai G99 atau lebih tinggi. Skor Antutu cuma 270 ribuan, termasuk rendah di kelasnya.
Storage juga masih pakai eMMC, bukan UFS yang lebih kencang. Untuk edit video di CapCut terasa berat meski file cuma 42 detik. Transisi dan filter membuat tablet jadi lemot.
Layar Full HD Belum 2K
Layar Xpad 20 masih full HD, belum 2K seperti Redmi Pad. Untuk nonton sih masih oke, tapi kurang tajam untuk pekerjaan desain detail. Refresh rate 90 Hz juga standar saja.
Yang disayangkan, tidak ada auto brightness. Jadi harus atur manual terus saat pindah ruangan. Ini cukup merepotkan untuk penggunaan mobile.
Charging Lama Bikin Frustrasi
Baterai 7000 mAh sebenarnya cukup untuk seharian. Tapi charging cuma 10 watt, sangat lambat. Butuh 3 jam untuk ngecas sampai 100 persen.
Di era 2025 ini, charging 10 watt sudah tidak relevan lagi. Apalagi untuk tablet yang sering dipakai produktivitas. Redmi Pad dengan 18 watt saja masih lebih masuk akal.
Tidak Ada Jaminan Update
Xpad 20 sudah dapat Android 15 dari pabrik. Tidak ada bloatware dan iklan, ini bagus. Tapi sayangnya tidak ada janji software update jangka panjang.