TECNO, Infinix, atau nubia? Ini HP 2 Jutaan Paling Kuat Buat Gaming!
- YouTube
VIVATechno - Pasar smartphone kelas terjangkau (entry-to-midrange) di Indonesia kian memanas. Klaim “rasa flagship” dari berbagai produsen kerap menjadi daya tarik utama bagi konsumen muda dan pencinta mobile gaming dengan anggaran terbatas.
Tiga merek populer TECNO, Infinix, dan nubia menjadi sorotan utama berkat spesifikasi agresif di rentang harga Rp2 jutaan.
Namun, sejauh mana klaim performa kencang tersebut bertahan saat diuji dalam skenario beban berat berkelanjutan (extreme gaming test)? Berikut adalah ulasan realita performanya berdasarkan pengujian teknis dan data lembar spesifikasi resmi.
Membedah Dapur Pacu dan Fitur Khusus Gaming
Untuk memahami kemampuan riil, sektor hardware dan fitur pendukung yang ditawarkan oleh lini produk unggulan masing-masing produsen perlu dicermati secara mendalam.
1. TECNO: Stabilitas Suhu dan Baterai Jumbo
TECNO mengandalkan lini TECNO POVA Series yang dirancang khusus untuk efisiensi daya dan stabilitas frame rate.
Mengusung opsi chipset MediaTek Helio G99 Ultimate hingga varian 5G, lini ini memadukan pendingin internal bertingkat (Pova Super Cooled System) serta baterai berkapasitas besar hingga 6.000 mAh.
Fitur pengisian cepat 70W Hyper Charge dan bypass charging juga hadir untuk menjaga suhu perangkat tetap dingin saat dimainkan sembari diisi daya.
2. Infinix: Layar AMOLED Responsif dan Fitur Bypass
Infinix mengandalkan varian seperti Infinix Note 40 Series yang mengombinasikan chipset Helio G99 Ultimate dengan layar AMOLED 120Hz.
Keunggulan utama berada pada integrasi X-Boost Gaming Engine serta teknologi All-Round FastCharge.
Fitur bypass charging bawaan bertugas menyalurkan listrik langsung ke motherboard tanpa melewati baterai, mengurangi potensi throttling thermal ketika digunakan dalam durasi panjang.
3. nubia: Desain Mecha dan Dedicated Shoulder Trigger
Merek di bawah naungan ZTE ini tampil pembeda melalui lini nubia Neo Series. Membawa chipset seperti Unisoc T820 (5G) hingga seri Neo terbaru, keunikan utamanya terletak pada tombol pemicu fisik (shoulder trigger) di sisi bodi.
Tombol ini memberikan kontrol selayaknya stik konsol, sangat menguntungkan untuk game bergenre FPS (First-Person Shooter).
FPS, Suhu dan Daya Tahan
Uji beban dilakukan dengan memainkan game populer berspesifikasi berat pada pengaturan grafis menengah hingga tinggi selama 60 menit berturut-turut dalam suhu ruangan 25°C.