5 Hal yang Harus Dicek Saat Beli Tablet Bekas, Biar Nggak Zonk!

Pengguna Tablet
Sumber :
  • Pinterest

VIVATechno – Membeli tablet bekas bisa jadi pilihan cerdas untuk menghemat bujet, apalagi dengan banyaknya model canggih yang kini beredar di pasaran.

Beli Tablet Dapat Stylus Gratis? Cek Daftar Rekomendasi Terbarunya!

Namun, ada risiko tersembunyi jika Anda tidak teliti. Tablet bekas bisa saja memiliki masalah tersembunyi yang membuat pengalaman pakai jadi zonk.

Agar tidak menyesal di kemudian hari, ada beberapa hal penting yang wajib Anda cek sebelum memutuskan untuk membeli.

iPad Mini A17 Pro vs Huawei MatePad Mini: Siapa Raja Tablet Ringkas 2026?

1. Kondisi Fisik dan Layar

Hal pertama yang harus Anda periksa adalah kondisi fisik tablet secara keseluruhan.

5 Tablet Berfitur AI Lokal Terbaik Agustus 2026: Pengganti Laptop Cerdas

Perhatikan apakah ada retakan, penyok, atau goresan parah pada bodi dan layar.

Goresan di layar bisa mengganggu visual dan sensitivitas sentuhan.

Pastikan tidak ada dead pixel atau burn-in (noda permanen) di layar, terutama pada tablet berlayar AMOLED/OLED.

Cek juga responsivitas sentuhan di seluruh area layar.

2. Fungsi Tombol dan Port

Pastikan semua tombol fisik berfungsi dengan baik, seperti tombol power dan volume.

Kemudian, cek semua port yang ada, mulai dari port charger (USB-C atau micro USB), jack audio 3.5mm (jika ada), hingga slot SIM card dan microSD.

Coba colokkan charger untuk memastikan pengisian daya berjalan normal.

Jika ada port yang longgar atau tidak responsif, itu bisa jadi masalah besar di kemudian hari.

3. Kesehatan Baterai dan Charging

Baterai adalah salah satu komponen yang paling cepat menurun performanya.

Minta penjual untuk menunjukkan persentase kesehatan baterai (jika tablet menyediakan fitur ini, seperti pada iPad).

Jika tidak ada, perhatikan seberapa cepat baterai berkurang saat tablet digunakan.

Coba mainkan game atau putar video selama 10-15 menit untuk melihat apakah baterai turun drastis atau smartphone cepat panas.

Pastikan proses pengisian daya berjalan stabil dan tidak terlalu lambat.

4. Performa Sistem dan Konektivitas

Hidupkan tablet dan uji performa sistemnya.

Coba buka beberapa aplikasi sekaligus, beralih antar aplikasi, dan scrolling di browser.

Perhatikan apakah ada lag, freeze, atau crash yang sering terjadi.

Selanjutnya, uji konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth dengan menyambungkan ke jaringan atau perangkat lain.

Halaman Selanjutnya
img_title