Orang Tua Wajib Tahu! Ini Bahaya Tersembunyi Tablet Murah Bagi Anak
VIVATechno — Tablet murah masih menjadi pilihan banyak orang tua untuk mendukung aktivitas belajar dan hiburan anak-anak.
Namun, para ahli mengingatkan pentingnya memperhatikan fitur keamanan serta ketahanan baterai sebelum membeli perangkat dengan harga terjangkau tersebut.
Konsultan media digital anak dan remaja mengimbau tablet murah tidak selalu berbahaya selama dilengkapi fitur pengawasan dan digunakan secara tepat.
Tablet yang digunakan oleh anak-anak disarankan memiliki sistem pengawasan orang tua seperti pembatasan waktu penggunaan, pemblokiran aplikasi tertentu, dan mode anak.
Beberapa perangkat berbasis Android 12 ke atas telah mendukung fitur Google Kids Space atau integrasi dengan aplikasi Family Link.
Namun, tidak semua tablet murah dibekali sistem keamanan tersebut. Masih banyak tablet entry-level yang menggunakan Android versi lama dan tidak kompatibel dengan kontrol orang tua.
Selain fitur keamanan, ketahanan baterai juga menjadi faktor penting.
Orang Tua Dampingi Penggunaan Tablet untuk Anak
Tablet dengan kapasitas baterai di bawah 5000 mAh berisiko cepat panas dan habis, terutama jika digunakan untuk aktivitas belajar atau menonton video dalam waktu lama.
Penggunaan tablet saat sedang diisi daya pun dinilai tidak ideal bagi anak-anak.
Idealnya, tablet anak memiliki daya tahan minimal 6 jam dan pengisian daya yang cepat untuk meminimalkan pemakaian sambil charging.
Beberapa merek tablet yang dinilai cukup aman untuk anak - anak antara lain Advan Tab A8, dengan sistem Android 13 Go dan mode anak bawaan.
Kemudian Realme Pad Mini, dengan kapasitas baterai besar dan UI ringan. Lalu ada Samsung Galaxy Tab A7 Lite, yang dilengkapi fitur Samsung Kids dan pembaruan rutin.
Orang tua juga disarankan untuk menghindari tablet dengan build kualitas rendah, sistem operasi Android di bawah versi 11, dan perangkat tanpa fitur pelindung layar atau casing tahan jatuh.
Orang tua harus sadar bahwa meskipun tablet murah bisa menjadi alat bantu pembelajaran yang efektif, pengawasan tetap diperlukan.*