3 HP Flagship OPPO Bekas Terbaik 2026, Performa Premium Harga Turun
Perangkat lipat ini menggunakan Snapdragon 8 Gen 2 sehingga performanya setara dengan Find X6 Pro. Perbedaannya terletak pada desain lipat yang memungkinkan pengguna bekerja lebih fleksibel melalui layar utama berukuran 7,8 inci dan layar luar 6,31 inci.
Menurut Kisen Kumar, bekas lipatan layar pada perangkat ini juga sangat minim sehingga pengalaman visual terasa lebih nyaman. Hal tersebut menjadi salah satu nilai penting karena kualitas engsel dan layar masih menjadi perhatian utama calon pembeli smartphone lipat.
Di sektor fotografi, kolaborasi bersama Hasselblad dipadukan sensor Stacked Pixel membantu kamera menangkap cahaya lebih banyak sehingga hasil foto tetap kompetitif untuk kelas ponsel lipat.
Dengan RAM 16GB dan memori internal 512GB, perangkat ini juga mendukung kebutuhan multitasking maupun penyimpanan file berukuran besar. Harga bekasnya kini berada di kisaran Rp16 juta hingga Rp18 juta, jauh lebih rendah dibanding saat pertama kali dipasarkan.
OPPO Find X5 Pro Tetap Menawarkan Aura Premium
Sementara itu, OPPO Find X5 Pro menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan pengalaman flagship dengan biaya lebih terjangkau.
Material bodi keramik premium masih menjadi daya tarik utama karena memberikan kesan mewah sekaligus lebih tahan terhadap goresan dibanding material konvensional. Desain tersebut juga membuat perangkat ini tetap terlihat modern meski telah beberapa tahun beredar.
Meski menggunakan Snapdragon 8 Gen 1, performanya masih dinilai memadai untuk aktivitas harian hingga gaming. Dukungan chip MariSilicon X juga membantu meningkatkan kualitas perekaman video malam sehingga hasil rekaman lebih jernih.
Fitur lain seperti pengisian cepat SuperVOOC 80W, sertifikasi IP68, NFC, serta kamera Hasselblad membuat pengalaman penggunaan tetap berada di level flagship.
Menariknya, harga bekas OPPO Find X5 Pro kini mulai sekitar Rp5,5 juta. Angka tersebut membuatnya menjadi salah satu smartphone premium dengan rasio harga dan fitur yang cukup menarik di pasar perangkat second.
Flagship Lama Masih Punya Daya Saing
Turunnya harga perangkat flagship membuka peluang bagi konsumen untuk memperoleh teknologi premium tanpa harus membeli model terbaru. Kamera berkualitas tinggi, layar premium, chipset kelas atas, hingga material bodi yang lebih baik menjadi nilai yang masih sulit ditemukan pada banyak smartphone kelas menengah.