iQOO Z10 Lite Chip Snapdragon NFC AMOLED Ganggu Pasar Tablet Murah di 2026
VIVATechno - Pasar gadget murah di Indonesia mulai mengalami pergeseran pada 2026. Bukan lagi sekadar soal harga terjangkau, tetapi bagaimana perangkat kelas entry-level kini membawa fitur premium yang sebelumnya hanya hadir di segmen menengah ke atas. Kehadiran iQOO Z10 Lite menjadi salah satu sinyal perubahan tersebut.
Perangkat terbaru dari iQOO itu ramai diperbincangkan karena menghadirkan layar AMOLED 120Hz, NFC, baterai 6000mAh, hingga sertifikasi IP68 dan IP69 di kelas harga Rp2 jutaan.
Kombinasi tersebut mulai dianggap mengganggu dominasi perangkat murah konvensional yang selama ini hanya mengandalkan spesifikasi standar.
AMOLED dan NFC Jadi Tren Baru Gadget Murah
Pencarian pengguna terhadap smartphone murah dengan layar AMOLED dan fitur NFC meningkat sepanjang 2026. Hal itu terlihat dari semakin banyak produsen yang mulai membawa fitur flagship ke segmen entry-level demi mempertahankan pasar anak muda, pekerja hybrid, hingga kreator digital pemula.
iQOO Z10 Lite muncul dengan pendekatan berbeda. Perangkat ini tidak hanya fokus pada performa gaming, tetapi juga mencoba menjawab kebutuhan pengguna modern yang menginginkan perangkat multifungsi untuk produktivitas, hiburan, transaksi digital, dan mobilitas harian.
Selama beberapa tahun terakhir, pasar smartphone murah identik dengan layar IPS LCD, pengisian daya lambat, dan fitur terbatas.
Namun tren itu mulai berubah ketika produsen asal China agresif menghadirkan spesifikasi premium di harga terjangkau. Fenomena tersebut memicu perubahan perilaku konsumen.
Pengguna kini lebih kritis sebelum membeli perangkat murah karena ekspektasi terhadap layar, daya tahan baterai, hingga fitur NFC sudah meningkat drastis pada 2026.
iQOO Z10 Lite menyasar pengguna muda yang aktif bekerja secara fleksibel dan membutuhkan perangkat tahan lama. Kehadiran baterai 6000mAh dipadukan dengan 44W FlashCharge membuat perangkat ini dirancang untuk penggunaan intensif seharian.
Fitur NFC juga menjadi daya tarik tersendiri karena semakin banyak masyarakat Indonesia menggunakan transaksi digital, e-money, hingga kebutuhan cek saldo kartu transportasi secara praktis.
Layar AMOLED Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu faktor yang membuat perangkat ini ramai dibahas adalah penggunaan layar AMOLED FHD+ 120Hz dengan tingkat kecerahan hingga 1800 nits. Spesifikasi tersebut mulai dianggap tidak lazim untuk kelas harga Rp2 jutaan.