Tren AI Kungfu dan Pembaruan Terbaru dari OpenAI: Dua Fenomena Dunia Digital
- id.pinterest.com
VIVATechno – Di dunia media sosial, tren AI Kungfu tengah populer dan mengundang perhatian banyak kreator dengan konten-konten lucu dan menghibur.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini memungkinkan foto biasa berubah menjadi video yang menampilkan gerakan kungfu yang menggelikan, membuat banyak orang penasaran untuk mencobanya.
Jika kamu tertarik untuk ikut meramaikan tren ini, kamu bisa membuat video AI Kungfu menggunakan Hailuo AI.
Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk menciptakan video dengan gerakan kungfu dari foto yang kamu unggah:
1. Cari “Hailuo AI” melalui browser.
2. Daftar atau login jika sudah memiliki akun.
3. Pilih fitur I2V (Image to Video).
4. Unggah foto yang ingin kamu edit.
5. Masukkan deskripsi gerakan yang kamu inginkan, seperti “Kungfu, jump, and fighting.” Pastikan kamu memisahkan tiap deskripsi dengan tanda koma.
6. Klik proses editing dan tunggu hasilnya.
7. Setelah selesai, download video dan bagikan ke media sosial.
Tips untuk Membuat Video AI Kungfu Kamu Lebih Viral:
• Gunakan foto dengan ekspresi wajah yang mendukung.
• Tambahkan efek suara atau musik kungfu yang sedang tren.
• Gunakan caption dan hashtag yang menarik agar lebih mudah ditemukan.
Dengan mengikuti tren ini, kamu bisa menciptakan konten yang seru dan bahkan berpotensi menjadi viral. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo coba dan tunjukkan jurus terbaikmu!
Peluncuran Model AI Terbaru dari OpenAI: o3-mini
Di sisi lain, OpenAI baru saja merilis model penalaran terbaru mereka, o3-mini, yang menjadi sorotan setelah CEO Sam Altman mengumumkannya.
Model ini dirancang untuk menyamai performa model sebelumnya, o1-mini, dalam hal matematika, pengkodean, dan sains. Namun, o3-mini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
• Respons lebih cepat: Waktu respons o3-mini 24% lebih cepat dibandingkan o1-mini, memberikan pengalaman yang lebih efisien.
• Jawaban lebih akurat: o3-mini menghasilkan jawaban yang lebih tepat, meningkatkan kualitas interaksi.
• Biaya operasional lebih rendah: Model ini lebih ekonomis, menjadikannya pilihan ideal bagi pengembang yang menggunakan API OpenAI, seperti Chat Completions API, Assistants API, dan Batch API.