Flagship Vivo hingga Xiaomi Turun Harga, Persaingan Smartphone Makin Sengit!
- id.pinterest.com
Saat ini Xiaomi 14 dijual normal di harga Rp10,4 juta setelah sempat turun ke Rp9,9 juta saat event 11.11. Penurunan memang tidak terlalu besar, hanya sekitar Rp1,5 juta dari harga launching. Namun mengingat harga awalnya sudah murah, ini tetap menawarkan value yang excellent.
Strategi pricing agresif Xiaomi sejak awal membuat depresiasinya tidak terlalu terasa. Konsumen mendapat flagship dengan spesifikasi top tier tapi dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Xiaomi 15 series yang baru diluncurkan juga mengikuti pola yang sama, membuat Xiaomi 14 tetap relevan sebagai pilihan budget-conscious.
Ketiga, Oppo Find X8 Pro – Kontrol Harga Ketat
OPPO Find X8 Pro
- -
Oppo Find X8 Pro menunjukkan strategi pricing yang menarik dan agak kontroversial. Di official store, harga masih bertahan di Rp19 jutaan meski X9 Pro sudah diluncurkan dengan harga sama. Namun di marketplace, bisa ditemukan di Rp16,4 juta dari Star Seller Plus.
Perbedaan harga yang cukup jauh ini sebenarnya tidak ideal. Seharusnya official store sudah menyesuaikan harga agar konsumen tidak bingung. Dengan harga yang sama, jelas X9 Pro lebih menarik karena spesifikasi lebih baru.
Yang unik dari Oppo adalah sistem kontrol harga yang sangat ketat untuk retailer offline. Toko yang menjual di bawah SRP bisa kena penalti hingga dua digit juta. Oppo bahkan mengirim mystery shopper untuk memantau harga di lapangan. Upaya ini memang berhasil menjaga stabilitas harga, tapi di sisi lain membuat retailer kesulitan bersaing.
Keempat, iPhone 16 Pro – Apple Tetap Jago Jaga Harga
iPhone 16 Pro
- id.pinterest.com
Apple memang juaranya dalam menjaga harga produk. iPhone 16 Pro yang diluncurkan belum lama masih bertahan di harga Rp20,2 juta untuk varian 256 GB. Bahkan dengan peluncuran iPhone 17 Pro, harga 16 Pro tidak turun signifikan.
Distributor resmi seperti iBox dan Erajaya sepertinya memiliki kesepakatan diam-diam untuk tidak saling melempar harga. Stabilitas ini menguntungkan konsumen dalam hal resale value. iPhone bekas masih bisa dijual dengan harga yang tidak terlalu jauh dari harga beli.
Meski iPhone 16e yang notabene adalah SE premium masih bertahan di harga Rp10 jutaan. Apple memang tidak pernah agresif menurunkan harga produknya. Strategi ini membuat produk Apple terasa lebih eksklusif dan menjaga perceived value di mata konsumen.