Nubia Focus 2, HP Sejutaan Android 15 dengan RAM 12GB Worth It Nggak?
VIVATechno – Nubia kembali menggebrak pasar entry level dengan meluncurkan A36 yang harganya di bawah 2 juta rupiah. HP ini hadir dengan Android 15 terbaru, RAM 12GB (4+8GB expansion), dan desain premium yang nggak murahan. Tapi apakah spek bombastis ini worth it atau cuma gimmick marketing semata untuk menarik konsumen budget terbatas?
Brand yang lagi nggak ada matinya ini terus gaspol rilis produk baru setiap bulan di segmen entry level. Strategi agresif Nubia memang fokus ke pasar budget-friendly dengan spek yang terlihat wah di atas kertas. Tapi pengalaman real-world nya gimana kalau dipakai sehari-hari untuk berbagai aktivitas normal?
Desain Premium Titanium Gold
Warna titanium gold dengan finishing glossy bikin HP terlihat mewah dan mahal di atas harganya. Material polikarbonat memang standar entry level tapi build quality terasa solid saat digenggam. Agak lebih berat dibanding Nubia A56 tapi tetap nyaman untuk pemakaian harian tanpa pegal.
Frame kamera mirip HP flagship dengan tiga bulatan meski yang berfungsi cuma satu kamera aja. Back cover dengan branding Nubia dan keterangan Super AI Camera yang bombastis di marketing material. Finishing glossy memang agak nempel sidik jari tapi warna terang bikin nggak gampang kelihatan kotor banget.
Layar 6,75 Inci dengan Refresh Rate 90Hz
Panel HD+ 6,75 inci dengan water drop notch untuk kamera depan 5MP yang standar entry level. Refresh rate 90Hz bikin scrolling lebih smooth dibanding 60Hz standard HP murah kebanyakan. Bezel kanan kiri dan atas cukup simetris tapi bagian bawah masih agak tebal untuk ukuran HP modern.
Brightness cukup untuk indoor tapi kurang terang untuk outdoor dengan sinar matahari langsung yang menyilaukan. Warna dan kontras standar IPS yang nggak se-vibrant AMOLED tapi cukup oke untuk harga segini. Layar nggak ada proteksi screen protector bawaan jadi harus beli sendiri kalau mau aman dari goresan.
Spesifikasi Unisoc T7200 dengan RAM 12GB
Chipset Unisoc T7200 atau Tiger T606 dengan fabrikasi 12nm yang performanya entry level banget. 8 core processor dengan 2 Cortex-A75 1,6GHz dan 6 Cortex-A55 1,6GHz yang di-limit performanya. RAM pure cuma 4GB dengan expansion 8GB jadi total 12GB yang harus diaktifkan manual biar smooth.
Skor AnTuTu nggak disebutkan tapi performa cukup untuk aplikasi ringan dan gaming casual aja. Storage 64GB dengan EMMC yang lambat dibanding UFS tapi bisa ditambah microSD untuk ekspansi murah. RAM expansion sangat disarankan diaktifkan karena 4GB terlalu mepet untuk 2025 ke depan dengan aplikasi makin berat.
Kamera 13MP dengan AI Features
Kamera utama 13MP dengan kamera depan 5MP yang sangat standar untuk entry level harga sejutaan. Hasil foto cukup untuk kondisi cukup cahaya tapi low light masih kurang oke dengan noise banyak. Perekaman video maksimal 1080p 30 FPS untuk kamera depan dan belakang yang standar banget.
Zoom digital maksimal 10x tapi kualitas zoom tinggi jelas banget nge-drop dengan detail hilang. Auto focus agak lambat dengan pergerakan fokus yang tipis nggak bisa bikin background blur maksimal. Cukup untuk dokumentasi sehari-hari atau bukti foto kurir yang nggak butuh kualitas tinggi banget.
Baterai 5.000 mAh dengan Charging 10W
Kapasitas 5.000 mAh standar untuk HP entry level dengan daya tahan cukup seharian pemakaian ringan. Fast charging cuma 10W sangat lambat jadi harus dibiasain cas semalaman biar penuh pagi hari. Kepala charger dan kabel USB Type-A to Type-C disertakan dalam paket penjualan lengkap.
Fitur Face Unlock Tanpa Fingerprint
Satu-satunya biometric unlock cuma face unlock karena nggak ada sensor fingerprint di HP ini. Face unlock agak loading sedikit nggak se-instant HP yang lebih mahal dengan proses lebih lama. Untuk keamanan ekstra harus pakai PIN atau pattern lock sebagai backup kalau face unlock gagal.
Android 15 dengan MyOS Interface
Operating system Android 15 terbaru dengan MyOS interface yang mirip stock Android cukup clean. UI simple tanpa bloatware banyak meski ada beberapa app bawaan yang nggak bisa diuninstall. Klaim 50 bulan smooth performance masih misteri karena cuma waktu yang bisa membuktikan gaib atau nggak.
Paket Penjualan Lengkap
Dapat jelly case bening, charger 10W, kabel data, SIM tray ejector, buku manual, dan kartu garansi. Slot SIM tray non-hybrid bisa pakai dua nano SIM dan satu microSD secara bersamaan tanpa harus pilih. Nggak ada pelindung karet merah di SIM tray yang artinya HP ini nggak water resistant sama sekali.
Sensor dan Konektivitas
Sensor akselerometer, cahaya, proximity, dan magnetometer tersedia tapi gyroscope nggak ada untuk gaming tertentu. WiFi 5 dual band 2,4GHz dan 5GHz dengan Bluetooth 5 untuk konektivitas wireless modern. Jack audio 3,5mm masih ada untuk yang suka pakai earphone kabel tanpa ribet charging TWS.
Nubia A36 menawarkan value cukup oke di harga sejutaan dengan spek yang terlihat bombastis di kertas. Android 15 terbaru, RAM 12GB (dengan expansion), layar 90Hz, dan desain premium titanium gold jadi daya tarik utama. Performa cukup untuk pemakaian ringan browsing, sosmed, video call, dan gaming casual tanpa ekspektasi tinggi.
Kekurangannya di performa chipset yang entry level banget, charging lambat 10W, dan kamera standar untuk harga segini. Face unlock agak lambat tanpa fingerprint sensor jadi kurang praktis untuk unlock cepat. Cocok untuk yang budget sangat terbatas butuh HP Android terbaru dengan spek cukup untuk daily use ringan tanpa beban berat setiap hari dengan ekspektasi realistis sesuai harga.