Samsung Galaxy S25 FE: Solusi Galau Memilih Smarthphone Premium
- id.pinterest.com
Performa Exynos 2400: Kencang Tapi Bukan yang Terbaru
Chipset Exynos 2400 memberikan skor AnTuTu di atas 1,5 juta, jauh lebih kencang dari Galaxy A56. Namun, chip ini adalah generasi tahun lalu yang kalah efisien dari Snapdragon 8 Elite di seri S25 lainnya.
Pilihan RAM hanya 8GB dengan storage 128GB atau 256GB tanpa slot microSD. Manajemen memori yang baik menjadi kunci untuk memaksimalkan performa harian.
Kamera Sama, Upgrade Minor di Depan
Sistem kamera belakang masih sama persis dengan S24 FE: utama 50MP, ultrawide 12MP, dan zoom optik 3x 8MP. Satu-satunya upgrade ada di kamera depan yang naik dari 10MP menjadi 12MP.
Kualitas foto berada di tengah antara Galaxy A56 dan S25 reguler. Video recording maksimal 4K 30fps dengan kemampuan switching lensa saat recording.
Harga dan Positioning di Pasar
Varian 8/128GB dibanderol Rp 9 juta, sedangkan 8/256GB Rp 10,9 juta. Promo pre-order memberikan diskon Rp 750.000 dengan booking fee Rp 150.000.
Positioning harga memang lebih condong ke flagship dibanding seri A. Persaingan ketat dengan S25 reguler yang sudah turun harga, meski layarnya lebih kecil 6,2 inci.
Samsung Galaxy S25 FE tetap menjadi pilihan logis bagi yang menginginkan pengalaman hampir flagship dengan budget terbatas. Layar besar, fitur lengkap, dan update panjang menjadi nilai tambah utama.
Meski chipset bukan yang terbaru dan kamera tidak ada upgrade signifikan, posisinya tetap relevan. Terutama bagi pengguna yang prioritas layar besar dibanding performa maksimal.*