Google Punya AI Baru yang Bisa Menebak Minat Pengguna dari Aktivitas Harian

Dreambeans
Sumber :
  • Pinterest

 

Kumpulkan Ruby di GoPay Next, Bisa Ditukar Tiket Bioskop hingga ChatGPT Plus!

Cirebon, VIVA Techno – Google kembali menghadirkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang cukup berbeda dari layanan AI pada umumnya. Kali ini perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut memperkenalkan Dreambeans, aplikasi yang mampu mengubah aktivitas harian pengguna menjadi cerita bergaya komik dan ilustrasi kartun bernama Dreambeans.

Dreambeans dikembangkan oleh Google Labs dan memanfaatkan berbagai layanan yang terhubung dengan akun pengguna untuk menyusun cerita personal setiap hari. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android dan iPhone, meski saat ini masih terbatas untuk pengguna tertentu.

XLSMART dan REMIND Pasang Mesin Otomatis Pengumpul Sampah Gadget di ITB

Vivanians, berbeda dari chatbot AI yang hanya menjawab pertanyaan, Dreambeans dirancang untuk memahami aktivitas digital pengguna lalu mengubahnya menjadi rekomendasi dan inspirasi yang relevan dengan keseharian mereka.

Untuk menghasilkan cerita tersebut, Dreambeans dapat mengakses layanan Google yang dipilih pengguna, mulai dari Gmail, Google Calendar, Google Photos, YouTube hingga riwayat pencarian. Data tersebut kemudian diolah oleh AI untuk menemukan pola minat, rencana, dan kebiasaan pengguna.

Bukan Sekadar Sosialisasi, Polres Garut Cetak Pioner Paham AI di Kalangan Pelajar

Hasilnya bukan sekadar ringkasan aktivitas. Dreambeans mampu menyajikan cerita visual yang berisi ide perjalanan, rekomendasi tempat menarik, aktivitas baru yang layak dicoba, hingga informasi yang berkaitan dengan agenda mendatang.

Sebagai contoh, ketika seseorang memiliki jadwal memelihara anak anjing baru yang tersimpan di Google Calendar, aplikasi dapat menampilkan cerita berisi tips merawat hewan peliharaan, perlengkapan yang diperlukan, hingga aktivitas yang cocok dilakukan bersama anjing tersebut.

Kemampuan lain yang cukup menarik adalah memberikan rekomendasi lokasi berdasarkan kebiasaan pengguna. Jika sistem mendeteksi ketertarikan terhadap kopi atau tempat nongkrong tertentu, Dreambeans bisa menyarankan kedai kopi baru yang sesuai dengan preferensi pengguna.

Google menyebut aplikasi ini dibuat untuk mengurangi kebiasaan doomscrolling atau terus-menerus menggulir media sosial tanpa tujuan jelas. Karena itu, Dreambeans hanya menampilkan sekitar 10 hingga 14 cerita setiap hari agar pengguna memperoleh inspirasi tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar.

Dari sisi privasi, Google menegaskan bahwa seluruh cerita yang dihasilkan hanya dapat diakses oleh pemilik akun. Pengguna juga bebas menentukan layanan Google mana yang ingin dihubungkan serta dapat menghapus data kapan saja.

Halaman Selanjutnya
img_title