Boardgame Jadi Cara Baru Bangun Ketahanan dan Literasi Finansial Keluarga
VIVATechno – Siapa bilang edukasi keluarga harus kaku dan membosankan?. PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia bersama Komunitas Ibu Profesional menghadirkan pendekatan baru lewat acara “Boardgame Land”, ajang interaktif yang menggabungkan hiburan dan pembelajaran untuk memperkuat family resilience atau ketahanan keluarga di 30 kota besar Indonesia.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif global The Human Safety Net (THSN)—gerakan sosial Generali Group yang telah aktif di 26 negara untuk membantu keluarga rentan agar lebih berdaya dan mandiri.
Misi Edukasi yang Fun dan Bermakna
Melalui Boardgame Land, Generali Indonesia ingin mengajak masyarakat membangun komunikasi dan kolaborasi dalam keluarga melalui permainan.
Mulai dari Sumatera hingga Kalimantan, kegiatan ini digelar bertahap sejak Juni hingga Desember 2025 dengan format expo, workshop, hingga open space bagi keluarga.
Di setiap kota, peserta bisa mencoba berbagai permainan keluarga dan tradisional, belajar merancang strategi, hingga memahami dasar-dasar perencanaan finansial dengan cara yang menyenangkan.
Bandung Jadi Salah Satu Kota Spesial
Boardgame Generali Indonesia
- Istimewa
Boardgame Land hadir di Sekolah Alam Bandung, Jl. Cikalapa 2 No.4, Dago, Coblong, Kota Bandung. Ratusan keluarga ikut serta dalam sesi Boardgame Open Space yang mengasah kemampuan berpikir kritis dan komunikasi. Ada juga Workshop Edukasi Keluarga yang membahas cara menumbuhkan anak mandiri dan tangguh di era digital.
Windra Krismansyah, Head of Corporate Communications Generali Indonesia sekaligus Program Manager The Human Safety Net Indonesia, kegiatan ini sejalan dengan semangat keberlanjutan perusahaan.
“Kami percaya bahwa ketahanan nasional dimulai dari ketahanan keluarga. Melalui The Human Safety Net, kami ingin membangun masyarakat yang berdaya baik secara sosial, psikologis, maupun finansial,” ungkap Windra.
Program ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun Generali Indonesia ke-17, dengan fokus pada misi memperkuat fondasi keluarga Indonesia agar siap menghadapi tantangan zaman.
Septi Peni Wulandani, Founder Komunitas Ibu Profesional, mengatakan kolaborasi ini menjadi bentuk nyata pemberdayaan keluarga.
“Kami ingin keluarga Indonesia punya jati diri, bisa mandiri, dan berdaulat dalam pengambilan keputusan. Dengan boardgame, komunikasi jadi lebih terbuka dan edukatif,” jelasnya.