Jangan Salah Pilih! Tips Kepala Charger Supaya Hpmu Fast Charging Maksimal
- id.pinterest.com
VIVATechno – Banyak orang beli kepala charger asal-asalan tanpa tau kompatibilitas dengan handphone mereka. Padahal salah pilih charger bisa bikin fitur fast charging jadi sia-sia dan malah ngecas lama banget.
Smartphone mahal yang udah dibeli susah payah masa fast chargingnya nggak bisa dimaksimalin gara-gara charger yang nggak pas? Sayang banget kan investasi yang udah dikeluarkan.
Nah, berikut ini ada tips dan trik memilih kepala charger yang praktis. Jangan lupa catat!
Kenali Protokol Fast Charging Hapemu
Setiap smartphone punya protokol fast charging yang berbeda-beda. Misalnya, iPhone menggunakan protokol Power Delivery (PD) yang bisa support daya hingga 100 Watt.
Untuk iPhone 13 series, daya maksimal yang didukung adalah 27 Watt. Jadi kalau pakai charger original 20W ya bisa, tapi nggak optimal karena cuma masuk 20 Watt aja.
Ilutrasi kabel charger
Hati-hati Salah Protokol, Bisa Rugi!
Kalau iPhone dicolok ke charger Realme SuperDart 65W, yang masuk cuma 10 Watt doang. Kenapa bisa begini?
Karena iPhone nggak support jalur voltase 10V yang dipakai SuperDart. Jadinya turun ke jalur standar 5V/2A yang cuma ngasih 10 Watt.
Protokol Android Lebih Beragam
Samsung, Sony, Motorola, dan beberapa merek Xiaomi udah support Power Delivery. Jadi bisa pakai charger PD universal tanpa masalah.
Yang tricky itu smartphone China seperti OPPO dengan SuperVOOC, Vivo dengan Flash Charge, Realme dengan SuperDart, Huawei dengan SuperCharge. Mereka punya sistem sendiri-sendiri.
Solusi Praktis Buat Setiap Brand
Pertama, untuk iPhone pilih charger yang support PD dengan daya minimal 27W. Contohnya charger PD 30W atau 65W pasti aman dan optimal.
Kedua, untuk Android mainstream seperti Samsung pilih charger PD dengan daya sesuai spesifikasi hape. Kebanyakan smartphone Android support 18W ke bawah.
Ketiga, untuk smartphone China seperti OPPO, Vivo, Realme, Huawei lebih baik pakai charger bawaan. Karena mereka punya pin kabel yang beda dan protokol khusus.
Keempat, jangan tergiur wattage tinggi kalau protokolnya nggak cocok. Charger 100W nggak berguna kalau hape cuma support 20W dengan protokol berbeda.