Satu Kebiasaan Digital Ini Bikin Banyak Orang Kehilangan Akun dan Uang!

Tanda Handphone Anda Sedang Disadap
Sumber :
  • id.pinterest.com

 

img_title Hati-hati Kejahatan Siber, Hanya Beberapa Menit Uang dalam rekening Bisa Raib

VIVATechno — Di era serba digital seperti sekarang, kode OTP (One-Time Password) menjadi lapisan keamanan penting untuk login akun, transaksi perbankan, dan verifikasi identitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, banyak pengguna masih ceroboh menyimpan atau membagikan OTP, membuat akun mereka rentan dibobol.

img_title Bahaya Lupa Amankan Data Digital, Pakar Siber Ungkap Modus Peretasan Baru!

Pakar keamanan siber menyebut bahwa kebiasaan online yang keliru sering jadi pintu masuk utama bagi peretas. 

Terutama ketika pengguna tidak menyadari bahwa kebocoran kecil seperti menyimpan OTP di aplikasi catatan atau tangkapan layar bisa berujung pada peretasan serius.

img_title Yoga Tak Lagi Sekadar Olahraga, Tren Baru Gaya Hidup Urban Makin Menguat

Kebiasaan yang Bikin Kamu Rentan Diretas

Berikut beberapa perilaku digital yang diam-diam berbahaya, terutama soal penyimpanan OTP dan data sensitif:

Menyimpan OTP di aplikasi catatan tanpa password
Banyak pengguna menyimpan kode OTP, PIN, atau password di Notes atau Google Keep tanpa enkripsi. Jika akun utama dibobol, data penting pun terbuka lebar.

Screenshot OTP dan menyimpannya di galeri
Galeri foto bisa diakses aplikasi pihak ketiga atau dicuri lewat malware. Menyimpan OTP lewat tangkapan layar sangat tidak disarankan.

Membagikan OTP via chat tanpa sadar
Beberapa penipu menyamar sebagai pihak resmi dan meminta OTP lewat WhatsApp, SMS, atau DM. OTP tidak pernah boleh dibagikan kepada siapa pun.

Perangkat umum untuk akses akun sensitif
Login akun bank, email, atau media sosial di warnet, laptop kantor, atau WiFi publik tanpa perlindungan membuat data bisa terekam atau disadap.

Password yang sama di semua akun
Jika satu akun bocor, semua akun lain bisa diakses dengan kombinasi password yang sama. Ini memperparah efek dari OTP yang bocor.

Cara Melindungi OTP dan Data Pribadi dengan Aman

Gunakan aplikasi password manager terpercaya yang mendukung enkripsi. Aktifkan fitur verifikasi dua langkah (2FA) di semua akun penting.

Jangan pernah simpan OTP di catatan tanpa proteksi atau via screenshot. Gunakan email dan nomor telepon berbeda untuk akun finansial dan akun sosial media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cek apakah datamu bocor di dark web secara berkala menggunakan layanan seperti HaveIBeenPwned.

OTP adalah kunci akses sementara yang tidak boleh dicatat sembarangan, disimpan di tempat yang mudah diakses, apalagi dibagikan. 

Halaman Selanjutnya
img_title