Trik Aman Parkir Motor di Musim Hujan, Agar Terhindar Dari Berkarat
VIVATechno – Musim hujan memang menyegarkan, tapi bagi pemilik motor, ini adalah musim penuh tantangan. Air hujan yang asam bisa merusak bodi, membuat karat muncul, bahkan bikin motor tumbang saat diparkir karena angin kencang dan tanah becek.
Jika dibiarkan, efeknya bukan cuma tampilan motor jadi kusam, komponen pun bisa rusak perlahan. Maka dari itu, penting bagi pengendara motor khususnya yang tak punya garasi tertutup untuk memahami cara parkir yang aman dan benar di musim hujan.
Bukan sekadar meletakkan motor asal berhenti, tapi ada trik penting yang perlu diperhatikan agar motor tetap prima. Berikut caranya:
1. Gunakan Penutup Motor Anti-Air
Jangan biarkan air hujan langsung membasahi bodi motor, apalagi dalam waktu lama. Gunakan cover motor berbahan waterproof yang bisa menahan air, namun tetap memungkinkan sirkulasi udara agar tidak lembap berlebihan.
“Penutup motor sebaiknya memiliki ventilasi agar uap air tidak terjebak dan menimbulkan jamur atau karat,” dikutip dari GridOto.
Pastikan cover terpasang rapat dan tidak sobek. Hindari menggunakan jas hujan atau terpal plastik murahan yang justru bisa mempercepat kelembapan.
2. Parkir di Permukaan Rata & Tidak Becek
Permukaan yang miring, licin, atau tanah becek berisiko membuat motor tumbang, terutama saat tertiup angin atau dilalui kendaraan lain. Pilih tempat parkir yang keras dan rata seperti paving, beton, atau aspal.
Jika terpaksa parkir di area terbuka, pastikan permukaan tidak berlumpur dan tidak berada di jalur aliran air hujan.
3. Gunakan Standar Tengah, Bukan Samping
Standar tengah lebih stabil dibanding standar samping, terutama saat hujan dan angin kencang. Posisi ini juga membuat motor berdiri lebih tegak, menghindari rembesan air ke arah knalpot atau mesin.
Menggunakan standar samping terlalu lama di musim hujan bisa menyebabkan air terkumpul di salah satu sisi motor, mempercepat korosi dan kerusakan.
4. Hindari Area dengan Rerimbunan Pohon
Meskipun teduh, area parkir di bawah pohon berisiko tinggi. Ranting bisa jatuh, getah menempel, dan genangan air bisa bertambah parah jika saluran air tersumbat oleh daun-daun. Selain itu, saat hujan deras disertai angin, potensi motor tertimpa batang pohon juga meningkat.