5 Tips Rawat Mobil Hybrid dan EV, Perpanjang Umur Baterai Cegah Kerusakan

Tips Merawat Mobil Hybrid dan EV
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Pertumbuhan pasar mobil hybrid dan listrik di Indonesia terus meningkat seiring kesadaran masyarakat akan teknologi ramah lingkungan.

img_title Tambah Jaringan Hingga 31 Diler, BYD Serbu Pasar Otomotif Jawa Barat!

Namun, perawatan kendaraan berteknologi ini berbeda dengan mobil konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan pemilik kendaraan hybrid dan EV untuk memastikan performa optimal dan umur panjang kendaraan mereka.

img_title Polres Garut dan PLN Resmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Liatrik Umum di Lingkungan Polres

Ko Lung Lung dari kanal YouTube Dokter Mobil Indonesia membagikan lima tips perawatan mobil hybrid dan EV yang wajib diketahui pemilik kendaraan berteknologi masa kini.

Pentingnya Memeriksa Air Coolen Khusus

img_title Hyundai Pamer SUV Listrik Baru NEIRA di GIIAS 2026, Apa Keunggulannya?

Mobil hybrid dan listrik menggunakan cairan pendingin khusus yang memiliki kemampuan non-konduktif atau rendah konduktivitas listrik.

"Coolennya khusus agak lebih mahal sedikit tetapi coolen ini harus tidak dapat mengantarkan listrik atau low conductivity," jelas Ko Lung Lung.

Perawatan sistem pendingin sangat krusial karena berfungsi mendinginkan baterai dan inverter.

Disarankan untuk melakukan penggantian coolen setiap satu tahun sekali.

Pastikan juga radiator selalu bersih agar proses pendinginan berjalan optimal.

Perawatan Khusus untuk AC

Sistem AC pada mobil hybrid dan listrik menggunakan oli kompresor khusus yang tidak mengantarkan panas.

Beberapa merek seperti Honda dan Toyota memanfaatkan udara dingin dari AC kabin untuk mendinginkan baterai.

"Kalau ACnya rusak udah pasti baterainya panas, baterainya panas lifetime baterainya drop itu cepat banget dropnya secara signifikan," tegas Ko Lung Lung.

Disarankan untuk mengganti oli kompresor AC setiap satu tahun sekali untuk mencegah kerusakan.

Perhatikan Aki Sekunder (Auxiliary Battery)

Mobil hybrid dan EV tetap memiliki aki 12 volt yang berfungsi mengaktifkan relay.

Kebanyakan produsen menggunakan aki jenis AGM gel (silver gel) yang memiliki umur pakai sekitar 5 tahun.

Pastikan aki selalu dalam kondisi baik karena berperan penting dalam sistem kelistrikan kendaraan.

Penggunaan Charger yang Tepat

Untuk mobil plug-in hybrid dan listrik, gunakan charger resmi dengan voltase yang stabil.

Voltase charging yang tidak stabil dapat merusak inverter yang mengubah arus DC ke AC atau sebaliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hindari Modifikasi Audio dan Lampu

Modifikasi sistem audio dan lampu dengan wattage lebih tinggi sangat tidak disarankan pada mobil hybrid dan EV.

Halaman Selanjutnya
img_title