Harga Yamaha Aerox-e Resmi Terungkap, Lebih Murah dari Prediksi
Fitur Boost Mode tetap dipertahankan seperti pada Aerox bermesin bensin. Fungsi ini memberikan tambahan tenaga ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih cepat, misalnya saat menyalip kendaraan lain atau memasuki jalan menanjak.
Hal menarik lainnya adalah hadirnya fitur mundur (reverse mode). Fitur ini membantu pengendara ketika memarkir motor di area sempit atau permukaan yang menanjak, sehingga proses memindahkan kendaraan menjadi lebih ringan.
Keberadaan fitur-fitur tersebut menunjukkan bahwa Yamaha tidak hanya mengubah sumber tenaga menjadi listrik, tetapi juga berupaya menjaga pengalaman berkendara yang tetap praktis dan nyaman.
Konektivitas Smartphone Jadi Nilai Tambah
Aerox-e juga membawa teknologi Y-Connect yang memungkinkan motor terhubung dengan smartphone melalui Bluetooth. Lewat aplikasi tersebut, pengguna dapat memantau kondisi kendaraan secara real-time melalui layar ponsel.
Konektivitas semacam ini semakin menjadi standar pada kendaraan modern karena memudahkan pemilik dalam memonitor informasi kendaraan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada panel instrumen.
Selain itu, Yamaha melengkapi Aerox-e dengan berbagai fitur premium, mulai dari lampu full LED, panel instrumen TFT full-color, soket pengisian daya smartphone, smart keyless, hingga Anti-lock Braking System (ABS) yang membantu menjaga kestabilan saat pengereman mendadak.
Kombinasi fitur digital dan keselamatan tersebut memperlihatkan bahwa Yamaha menempatkan Aerox-e sebagai motor listrik dengan orientasi teknologi, bukan sekadar alternatif kendaraan tanpa emisi.
Apabila respons pasar India sesuai harapan, peluang ekspansi Aerox-e ke negara lain dapat semakin terbuka. Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar yang berpotensi menarik karena minat terhadap kendaraan listrik terus berkembang. Namun, hingga saat ini Yamaha belum mengumumkan rencana resmi membawa Aerox-e ke Tanah Air.*