Tujuh Cara Mudah Rawat Transmisi Matik Mobil Agar Tidak Cepat Rusak
- id.pinterest.com
VIVATechno – Perawatan transmisi matik pada kendaraan memerlukan perhatian khusus untuk menghindari kerusakan yang dapat mengakibatkan pengeluaran biaya besar.
Berikut adalah tujuh tips penting yang perlu diketahui pemilik kendaraan bertransmisi matik.
Perhatikan RPM Sebelum Memindahkan Tuas
Saat pertama menyalakan mesin dalam kondisi dingin, tunggu hingga RPM turun ke level normal sebelum memindahkan tuas transmisi.
"Pada saat mobil baru nyala ada di P parkir, kita jangan langsung pindahkan ke mundur reverse atau langsung ke maju," jelas Freddy dari DOMO Transmisi.
Gunakan Tombol Release dengan Benar
Untuk mobil dengan transmisi straight, penggunaan tombol release wajib dilakukan saat memindahkan tuas transmisi.
Berikan jeda waktu minimal satu detik saat perpindahan gear untuk mengurangi gesekan komponen.
Pastikan Kendaraan Berhenti Total
Sebelum memindahkan tuas ke posisi parkir atau mengubah arah, pastikan kendaraan telah berhenti sepenuhnya.
Hal ini mencegah keausan pada planetary gear dan komponen transmisi lainnya.
Perhatikan Jenis Tuas Transmisi
Kenali jenis tuas transmisi kendaraan Anda, apakah menggunakan sistem straight dengan tombol release atau sistem gate dengan lekukan khusus untuk posisi gear.
Hindari Genangan Air
Transmisi matik memiliki sensor dan soket yang rentan terhadap air. "Jangan paksakan mobil matic menerjang banjir, usahakan jangan dipaksa untuk lewatin, berhenti atau cari jalan lain," tegas Freddy.
Istirahatkan Kendaraan Saat Perjalanan Jauh
Suhu normal oli transmisi matik berkisar antara 90-100 derajat Celcius dan tidak boleh melebihi 120 derajat Celcius.
Berikan waktu istirahat saat perjalanan jauh untuk mencegah overheat.
Rutin Ganti Oli Transmisi
Lakukan penggantian oli transmisi matik setiap 20.000 kilometer.
Jangan lupa untuk mengganti filter oli transmisi untuk menjaga performa dan mencegah kerusakan komponen.*