Bingung Cara Merawat Motor Baru? Ini Tips yang Wajib Diterapkan!

Ilustrasi Sepeda Motor
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Fenomena motor baru yang mudah rusak menjadi keluhan utama konsumen di Indonesia. Kualitas komponen yang menurun membuat perawatan ekstra menjadi kebutuhan mendesak.

Bupati dan Kadis PUPR Garut Dipolisikan, Gegara Jalan "Butut"

Berbagai laporan menunjukkan motor baru sekarang lebih ringkih dibanding generasi sebelumnya. Dikit-dikit jebol, dikit-dikit rusak menjadi sindiran yang viral di media sosial.

Tenang, ada tips yang wajib diterapkan untuk merawat motor baru agar tidak mudah rusak.

Truk Pengangkut Ayam Terguling, Ratusan Ayam Potong Mati

Upgrade Oli Mesin dan Kapasitas

Motor Honda terbaru dengan kapasitas oli 0,65 liter sebaiknya diisi hingga 800ml. Upgrade kualitas oli dengan sesuai standar pabrik untuk perlindungan maksimal.

Jalan Banjarwangi Kembali Viral, Usai Batal Diperbaiku

Jangan gunakan oli lebih kental karena dapat menghambat sistem oil jet. Oli berkualitas tinggi meski lebih mahal akan menghemat biaya perbaikan jangka panjang.

Ganti Spare Part dengan Kualitas Lebih Baik

Lupakan mindset spare part ori adalah yang terbaik karena kualitasnya menurun drastis. Pilih aftermarket seperti BRT untuk roller dan komponen CVT dengan harga memang lebih mahal.

Percepat Jadwal Penggantian Komponen

CVT yang seharusnya ganti 6.000 km dipercepat menjadi 4.000 km. Oli mesin dari 3.000 km menjadi 2.000 km bahkan 1.500 km jika memungkinkan.

Oli shock dari 12.000 km menjadi 6.000 km untuk motor baru. Kampas rem jangan tunggu bunyi, bersihkan dan cek setiap servis rutin.

Hindari Kebiasaan Merusak

Motor injeksi hindari gas sembarangan karena merusak sensor TPS yang harganya mahal. Cuci motor jangan pakai tekanan tinggi karena mudah konslet.

Panaskan mesin minimal 8 jam sekali jika tidak digunakan. Motor baru wajib dipanaskan sebelum digunakan, berbeda dengan motor lama yang lebih tangguh.

Tips perawatan motor baru fokus pada upgrade oli, spare part berkualitas, jadwal servis dipercepat, dan hindari kebiasaan merusak. Investasi perawatan lebih mahal namun mencegah kerusakan yang lebih besar.*