Tesla Roadster Kembali Muncul di Permukaan, Tapi Belum Juga Dirilis Sejak 2017

Tesla Roadster
Sumber :
  • Motor1.com

VIVATechno – Sudah tujuh tahun berlalu sejak Tesla Roadster generasi baru diumumkan pada 2017, dan sejak itu, publik hanya mendapat janji demi janji.

img_title Tambah Jaringan Hingga 31 Diler, BYD Serbu Pasar Otomotif Jawa Barat!

Hingga hari ini, mobil listrik super ini belum juga meluncur, meskipun Elon Musk telah puluhan kali menyatakan bahwa produksinya sudah “hampir siap”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, teaser terbaru datang bukan dari Musk, melainkan dari Lars Moravy, Kepala Divisi Rekayasa Kendaraan Tesla.

img_title Hyundai Pamer SUV Listrik Baru NEIRA di GIIAS 2026, Apa Keunggulannya?

Dalam pernyataannya, Moravy menyebut bahwa Roadster akan menjadi "mobil terbaik terakhir untuk pengemudi sejati", sebelum era kendaraan otonom mengambil alih.

Dijanjikan “Segera Hadir”, Tapi Rekam Jejaknya Membuat Skeptis

img_title BYD Bawa M6 EV Baru ke GIIAS 2026, Ini Semua Perubahannya

Moravy juga mengungkapkan bahwa tim teknis Tesla sempat mendemokan fitur-fitur baru Roadster kepada Elon Musk pekan lalu.

Pernyataan ini tentu memunculkan spekulasi bahwa peluncuran Roadster tinggal menghitung waktu.

Namun, publik sudah berkali-kali mendengar janji seperti ini, tanpa realisasi konkret hingga sekarang.

Sebagai catatan, ketika Roadster diumumkan pertama kali, Tesla menjanjikan spesifikasi yang luar biasa, yaitu akselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 1,9 detik, serta jarak tempuh mencapai 1.000 km dalam satu kali pengisian daya.

Namun selama Tesla masih sibuk menepati janji lama, pesaing seperti Rimac Nevera dan Lucid Air sudah lebih dulu memasarkan supercar listrik dengan performa tinggi.

Banyak Uang Sudah Masuk, Tapi Barang Tak Kunjung Datang

Bukan hanya hype, Tesla bahkan sudah menerima deposit dari pelanggan dalam jumlah besar, mulai dari US$50.000 hingga US$250.000 untuk Roadster.

Namun hingga kini, unit produksi belum juga terlihat di jalanan. Hal ini membuat kepercayaan konsumen mulai terkikis, apalagi setelah insiden Cybertruck yang spesifikasinya jauh dari klaim awal.

Jika Roadster benar-benar diluncurkan dalam waktu dekat, ia harus menghadapi persaingan ketat dari merek lain yang lebih dulu hadir di segmen hypercar listrik.

Di tengah ekspektasi tinggi, risiko Roadster kembali menjadi produk overpromised justru semakin besar.

Tesla Fokus ke Masa Depan Otonom?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar Moravy tentang Roadster sebagai “mobil terbaik terakhir untuk pengemudi” juga mengindikasikan pergeseran fokus Tesla ke kendaraan otonom.

Artinya, mobil seperti Roadster mungkin akan menjadi penutup era kendaraan Tesla yang dirancang untuk dinikmati secara manual.

Halaman Selanjutnya
img_title