AI Tingkatkan Risiko Depresi dan Isolasi Sosial, Ini Tips Ahli untuk Mencegahnya
- id.pinterest.com
VIVATechno – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mengubah cara belajar mahasiswa di era digital saat ini.
Meskipun memberikan kemudahan akses informasi, penggunaan AI secara berlebihan ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan mental pelajar.
Bahaya Ketergantungan AI bagi Kesehatan Mental
Studi terbaru mengungkapkan bahwa ketergantungan berlebihan pada AI dapat mengarah pada penurunan interaksi sosial yang sehat.
Kurangnya diskusi dan kolaborasi dengan sesama pelajar dapat mengakibatkan perasaan kesepian dan isolasi sosial, faktor risiko utama untuk mengembangkan depresi.
"Ketergantungan pada AI dapat memicu perasaan terisolasi karena pelajar cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dalam interaksi dengan teknologi daripada dengan orang lain," ungkap Nirwana Permatasari, M.Pd, Psikolog selaku dosen psikologi pendidikan dan perkembangan Unhas dalam kanal YouTube Unhas TV.