Wajib Tahu! Cara Mengganti Puasa Ramadan yang Benar dan Lengkap
VIVATechno – Bagi umat Muslim, puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan.
Namun, ada kalanya seseorang terpaksa meninggalkan puasa karena halangan seperti sakit atau bepergian jauh.
Dalam Islam, terdapat kewajiban untuk mengganti puasa yang ditinggalkan, yang disebut dengan qadha puasa.
Niat merupakan salah satu rukun dalam ibadah puasa. Untuk mengganti puasa Ramadan, bacaan niat yang benar adalah:
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat puasa esok hari untuk mengganti puasa wajib bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Melaksanakan Puasa Qadha
Setelah membaca niat, berikut adalah tata cara melaksanakan puasa qadha:
1. Sahur
Disunnahkan untuk makan sahur sebelum waktu subuh.
2. Menahan diri
Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
3. Berbuka puasa
Segera berbuka puasa saat mendengar azan Maghrib.
4. Membaca doa berbuka
Setelah berbuka, bacalah doa: “Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu”
(Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka).
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
- Waktu mengganti puasa
Puasa qadha dapat dilakukan kapan saja setelah bulan Ramadhan berakhir, asalkan sebelum Ramadan berikutnya.
- Jumlah hari puasa
Ganti puasa dilakukan sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan.
- Niat yang khusyuk
Niatkan puasa qadha karena Allah SWT semata.*