Bingung Beli Laptop? Ini Rekomendasi Terbaik Sesuai Budget 2026
VIVA Techno – Tren kenaikan harga perangkat elektronik masih berlanjut sepanjang 2026. Pelemahan nilai tukar, kenaikan harga komponen memori, hingga biaya produksi yang semakin tinggi membuat harga laptop di hampir semua kelas ikut terdongkrak. Akibatnya, konsumen kini harus lebih cermat menentukan pilihan agar tetap mendapatkan perangkat yang sepadan dengan dana yang dikeluarkan.
Di tengah kondisi tersebut, memilih laptop bukan lagi sekadar melihat spesifikasi tertinggi. Kemudahan upgrade, kualitas layar, daya tahan baterai, hingga garansi kini menjadi faktor yang semakin menentukan nilai sebuah perangkat.
Mengutip pembahasan dari salah satu kanal YouTube teknologi Indonesia yang rutin mengulas berbagai perangkat, berikut beberapa laptop yang dinilai masih menawarkan keseimbangan terbaik antara harga dan kemampuan di pertengahan 2026.
Polytron Luxia Ryzen, Pilihan Masuk Akal di Kelas Rp6 Jutaan
Untuk pengguna dengan anggaran terbatas, Polytron Luxia versi Ryzen menjadi salah satu opsi yang cukup menarik.
Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 7000 Series, dipadukan layar IPS serta keyboard backlit yang biasanya masih jarang ditemui pada kelas harga tersebut. Konfigurasi bawaannya memang masih tergolong sederhana dengan RAM 8GB dan SSD 256GB.
Namun yang menjadi nilai tambah adalah kedua komponen tersebut masih dapat ditingkatkan di kemudian hari. Fleksibilitas seperti ini membuat pengguna tidak harus langsung mengeluarkan biaya besar sejak awal pembelian.
Dari sisi perlindungan, laptop ini juga menawarkan garansi Accidental Damage Protection (ADP) selama dua tahun. Kehadiran garansi semacam ini menjadi nilai lebih karena mampu memberikan rasa aman bagi pengguna yang sering membawa laptop untuk bekerja atau kuliah.
Meski demikian, laptop ini lebih cocok bagi pengguna yang memang memiliki batas anggaran ketat. Jika dana masih memungkinkan untuk ditambah, tersedia pilihan lain dengan spesifikasi yang lebih seimbang.
MacBook Neo, Gerbang Masuk ke Ekosistem Apple
Di kelas sekitar Rp10 jutaan, perhatian banyak pengamat teknologi tertuju pada MacBook Neo.
Berdasarkan berbagai laporan media teknologi, Apple mencoba menghadirkan laptop dengan harga lebih terjangkau melalui penggunaan chipset yang berasal dari lini iPhone, bukan prosesor Apple Silicon seri M.