Advan Tab VX Lite 2026, Tablet 2 Jutaan Spek Flagship Geser Fungsi Laptop
VIVATechno - Pasar tablet Indonesia pada 2026 mulai mengalami perubahan perilaku pengguna. Banyak pekerja hybrid, mahasiswa, hingga freelancer kini tidak lagi bergantung penuh pada laptop entry-level untuk kebutuhan Office harian.
Salah satu perangkat yang mulai ramai dibicarakan adalah Advan Tab VX Lite karena menawarkan layar besar, RAM lega, dan konektivitas 4G dengan harga jauh lebih murah dibanding laptop konvensional.
Tren tersebut muncul seiring meningkatnya kebutuhan kerja fleksibel yang mengutamakan perangkat ringan, baterai tahan lama, dan mudah dibawa untuk meeting online, mengetik dokumen, hingga presentasi mobile.
Advan Tab VX Lite menjadi salah satu tablet lokal yang mulai diposisikan sebagai “pengganti laptop murah” untuk kebutuhan kerja dasar di 2026. Tablet ini membawa layar 10,4 inci beresolusi 2K yang cukup nyaman untuk membuka dokumen spreadsheet, multitasking aplikasi meeting, hingga editing ringan.
Dukungan RAM 6GB dan memori internal 128GB juga membuat performanya masih relevan untuk kebutuhan kerja harian seperti Google Docs, Zoom, Canva, hingga browsing multitab.
Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, faktor praktis menjadi nilai utama. Bobot yang lebih ringan dibanding laptop entry-level membuat tablet ini mulai banyak dipilih pekerja hybrid yang lebih sering bekerja dari café, coworking space, atau perjalanan luar kota.
Advan Mulai Masuk Tren “Replacement Device” 2026
Fenomena tablet menggantikan laptop murah sebenarnya bukan hanya terjadi pada brand global seperti Apple atau Samsung. Pada 2026, brand lokal seperti Advan Digital mulai masuk dalam tren perangkat produktivitas terjangkau.
Advan Tab VX Lite hadir dengan Android 13, chipset Unisoc Tiger T618 Octa-Core 2.0GHz, serta dukungan dual SIM 4G LTE yang membuat perangkat tetap bisa digunakan bekerja tanpa harus bergantung pada WiFi.
Dari sisi pengalaman penggunaan, tablet ini juga mulai relevan dengan pola kerja modern yang mengutamakan komunikasi cepat, meeting online, cloud working, hingga pekerjaan administratif ringan.
Perubahan perilaku user 2026 menunjukkan banyak pengguna kini lebih mengutamakan efisiensi dibanding spesifikasi ekstrem. Untuk mengetik laporan, membuat presentasi, membuka dashboard analytics, hingga meeting Google Meet, banyak pengguna mulai merasa laptop murah terlalu berat dan boros baterai.