Sudah Rilis 2 Bulan, Ini Alasan Apple iPad Air M4 Lebih Worth It Dibanding Seri Pro
- id.pinterest.com
VIVATechno – Setelah dua bulan mengaspal di pasar gadget global, iPad Air M4 kian membuktikan dirinya sebagai tablet paling rasional untuk mayoritas pengguna Apple di pertengahan tahun 2026.
Desainnya tipis, ringan, ditenagai chip M4 yang super bertenaga, dan harganya jauh lebih ramah kantong—mulai dari $599 (sekitar Rp9,5 jutaan) untuk varian 11 inci.
Dengan selisih harga mencapai $400 (hampir Rp6,3 juta) lebih murah dibanding sang kakak, iPad Pro M5, Apple tentu memangkas beberapa fitur mewah. Pertanyaannya: Apakah kamu benar-benar butuh fitur yang hilang itu?
Bagi mayoritas pengguna yang hanya butuh tablet untuk scrolling, menonton drakor, kuliah, hingga kerja ringan, deretan fitur yang "disunat" Apple ini ternyata sama sekali bukan masalah besar. Yuk, bedah apa saja bedanya!
Fitur iPad Pro yang "Hilang" di iPad Air M4: Pentingkah?
1. Layar ProMotion vs Layar 60Hz Liquid Retina
iPad Pro dibekali layar Tandem OLED 1.000 nits dengan teknologi ProMotion (refresh rate tinggi). Sementara itu, iPad Air M4 masih setia dengan panel Liquid Retina 60Hz standar.
Faktanya: Layar iPad Air M4 tetap terlihat sangat tajam, cerah, dan transisinya terasa mulus. Kecuali kamu adalah editor video profesional atau hardcore gamer, kamu tidak akan menyadari perbedaan absennya fitur ProMotion ini.
2. Touch ID vs Face ID
Jika iPad Pro menggunakan sensor wajah (Face ID), iPad Air M4 memindahkan sensor biometriknya ke tombol power (Touch ID).
Faktanya: Memang tidak sepraktis hanya dengan menatap layar, tapi Touch ID di tombol atas tetap bekerja sangat cepat. Kamu bahkan bisa mendaftarkan beberapa sidik jari sekaligus agar tablet mudah dibuka dari posisi genggaman mana pun.
3. Magic Keyboard Silikon vs Aluminium
Kedua iPad ini mendukung Magic Keyboard dengan engsel floating ala laptop. Bedanya, versi Pro dilapisi material aluminium premium (mirip MacBook), sedangkan versi Air menggunakan material sejenis silikon.
Faktanya: Versi Air belum dilengkapi lampu latar (backlit) dan trackpad-nya masih menggunakan klik mekanis (bukan haptic). Meski begitu, pengalaman mengetiknya tetap juara, tidak terasa sempit, dan sudah dilengkapi barisan tombol fungsi (function row) di bagian atas.