Honor MagicPad 4, Tablet Premium Tertipis di Dunia dengan OLED 165Hz yang Harganya Setengah iPad Pro
- expertreview
VIVATechno – Ada momen tertentu saat memegang sebuah perangkat dan langsung berpikir bahwa sesuatu yang tidak masuk akal secara teknis berhasil diwujudkan.
Honor MagicPad 4 adalah salah satu momen tersebut.
Dengan ketebalan hanya 4,8mm dan bobot sekitar 450 gram, perangkat ini langsung menempatkan dirinya di antara tablet paling tipis dan paling ringan yang pernah ada di pasaran saat ini.
Angka tersebut bahkan lebih tipis dari iPad Pro M5 dan Samsung Galaxy Tab S10 Ultra, dua tablet premium yang harganya bisa dua kali lipat lebih mahal dari MagicPad 4.
Yang lebih mengejutkan, Honor tidak mengorbankan spesifikasi untuk mencapai ketipisan tersebut.
Desain yang Terasa seperti Memegang Layar Saja
Ketika digenggam, perangkat ini terasa tidak seperti memegang sebuah tablet pada umumnya, melainkan lebih seperti memegang sebuah layar tipis belaka.
Rasa khawatir soal ketahanan struktural akibat desainnya yang sangat tipis ini langsung sirna setelah mengetahui bahwa perangkat ini menggunakan struktur Crescent dan serat khusus kelas aerospace yang mengurangi bobot sekaligus meningkatkan rigiditas, memastikan tablet ini mampu bertahan dari tekanan dan benturan sehari-hari.
Casing aluminium unibody dengan pilihan warna abu-abu dan putih tampil dengan finishing matte yang efektif mencegah sidik jari menempel, sehingga permukaan belakang tablet tetap bersih meski sering dipegang.
Layar OLED 12,3 Inci, Koreksi Terbesar dari Generasi Sebelumnya
Jika ada satu hal yang paling sering dikeluhkan pada MagicPad 3, jawabannya adalah keputusan Honor untuk menggunakan LCD alih-alih OLED.
MagicPad 4 hadir untuk memperbaiki kesalahan itu secara tuntas.
Layar OLED 12,3 inci pada MagicPad 4 mendukung resolusi 3000 x 1920 piksel, refresh rate 165Hz, kecerahan puncak HDR hingga 2.400 nit, dukungan 1,07 miliar warna, serta PWM dimming 5.280Hz untuk perlindungan mata selama penggunaan jangka panjang.
Kehadiran OLED di tablet seharga ini adalah sesuatu yang tidak bisa begitu saja dianggap sepele, karena teknologi layar ini selama ini menjadi wilayah eksklusif produk-produk paling mahal seperti iPad Pro dan Samsung Galaxy Tab S10 Ultra.
PWM dimming 5.280Hz adalah spesifikasi yang jarang muncul di headline pemasaran manapun, namun bagi pengguna yang menghabiskan berjam-jam membaca atau bekerja di depan layar tablet, perbedaan yang dirasakan pada kondisi mata setelah sesi panjang tersebut sangat nyata.
Snapdragon 8 Gen 5 dengan Sistem Pendingin 81.000mm²
Chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang menjadi otak perangkat ini dipadukan dengan sistem pendingin Ice Cooling System yang menyebarkan panas ke area seluas 81.000 milimeter persegi, memastikan tidak ada throttling performa meski saat digunakan untuk gaming berat atau multitasking intensif.
Pilihan RAM yang tersedia adalah 12GB atau 16GB bertipe LPDDR5X, berpasangan dengan penyimpanan internal 256GB atau 512GB.
Dalam pengujian nyata, membuka 15 tab Chrome sekaligus, streaming video 4K, dan bermain game berat secara bersamaan tidak membuat perangkat ini tersendak sama sekali.
Delapan Speaker dengan IMAX Enhanced
Sistem audio delapan speaker dengan dukungan IMAX Enhanced pada tablet setipis ini adalah sesuatu yang sama sekali tidak terduga, dan kualitas suaranya benar-benar membuktikan spesifikasi tersebut, dengan volume tinggi yang tidak terdistorsi dan detail di seluruh rentang frekuensi yang tetap terjaga.
Dukungan spasial audio serta IMAX Enhanced sound pada konfigurasi delapan speaker ini menghadirkan separasi stereo yang lebih baik dan soundstage yang lebih imersif saat menonton film atau bermain game dalam orientasi landscape.
Baterai 10.100mAh dan Pengisian 66W
Meski badannya hanya setebal 4,8mm, Honor berhasil menanamkan baterai berkapasitas 10.100mAh yang mendukung pengisian cepat 66W.
Dalam penggunaan nyata, baterai ini terbukti mampu bertahan hingga beberapa hari di antara sesi pengisian ulang, bahkan dengan chipset kelas atas dan layar OLED besar yang diketahui lebih boros daya.
Kecepatan pengisian 66W terbilang sangat kompetitif untuk kelas tablet premium, dan menjadikan waktu tunggu pengisian daya tidak menjadi hambatan yang berarti dalam keseharian.
MagicOS 10 dan Fitur AI untuk Produktivitas
MagicPad 4 berjalan di atas MagicOS 10 berbasis Android 16, dengan fitur PC Mode yang memungkinkan pengguna mengubah pengalaman penggunaan menjadi lebih mirip komputer desktop untuk produktivitas.
Honor juga mengintegrasikan sejumlah fitur berbasis AI seperti AI Meetings dan AI Creation yang meskipun terdengar seperti istilah pemasaran, terbukti memberikan nilai praktis nyata dalam skenario kerja sehari-hari.
Satu keterbatasan yang perlu diketahui sebelum membeli adalah bahwa MagicPad 4 hadir tanpa opsi konektivitas seluler, menjadikannya perangkat yang sepenuhnya bergantung pada Wi-Fi.
Bagi siapa pun yang sering menggunakan tablet jauh dari jangkauan Wi-Fi secara rutin, keterbatasan ini perlu menjadi pertimbangan serius sebelum memutuskan untuk membeli.
Harga yang Agresif untuk Spesifikasi Flagship
MagicPad 4 dijual mulai dari sekitar Rp12.359.400 untuk varian 12GB plus 256GB, dengan varian 16GB plus 512GB dibanderol sekitar Rp14.420.000.
Untuk meletakkan angka tersebut dalam konteks yang tepat, iPad Pro berlayar OLED dengan spesifikasi setara bisa menghabiskan hampir dua kali lipat biaya tersebut setelah ditambah keyboard dan stylus.
Honor bahkan menawarkan paket bundel yang sudah mencakup Smart Keyboard dan Magic Pencil 3 dengan harga tambahan yang sangat terjangkau, menjadikan pengalaman produktivitas kelas premium bisa dinikmati dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaing terdekatnya.
Bagi pengguna yang menginginkan tablet Android premium dengan layar OLED terbaik, desain paling tipis, performa kelas atas, dan harga yang tidak menyentuh level iPad Pro, Honor MagicPad 4 tampaknya adalah jawaban yang paling sulit dibantah di 2026.**