BMAX I10 S Pro, Tablet Rugged Tahan Banting Seharga Rp3,2 Jutaan yang Siap Kerja di Medan Ekstrem
- androidpctv
VIVATechno – Tidak semua orang membutuhkan tablet dengan layar OLED atau chipset gaming kelas atas.
Ada segmen pengguna yang justru lebih membutuhkan perangkat yang bisa bertahan ketika terjatuh di lantai beton, terkena cipratan air hujan, atau beroperasi di lingkungan berdebu sepanjang hari di lapangan kerja.
BMAX I10 S Pro hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, sebuah tablet rugged berlayar 10,1 inci yang dibanderol dengan harga Rp3.259.700, sebuah angka yang sangat kompetitif untuk kelas tablet tahan banting yang umumnya dijual jauh lebih mahal.
Sertifikasi IP68, Tahan Air hingga Kedalaman 1,5 Meter
Klaim utama yang paling menonjol dari BMAX I10 S Pro adalah ketangguhannya yang sudah tersertifikasi IP68.
Tablet ini sudah lulus uji jatuh dari ketinggian 1,2 meter dan mampu bertahan di bawah air sedalam 1,5 meter selama hingga 30 menit.
Sertifikasi ini bukan sekadar angka di atas kertas, karena tablet yang dirancang untuk bertahan di kondisi nyata memerlukan standar perlindungan yang terukur dan bisa diverifikasi.
Bodinya menggunakan plastik engineering berkekuatan tinggi dengan sudut anti-jatuh yang diperkuat serta port yang tersegel rapat, memastikan perlindungan menyeluruh selama penggunaan berat di lapangan.
Sebagai nilai tambah, port USB dan jack audio dilindungi oleh penutup khusus, dan perangkat ini diklaim mampu beroperasi dalam rentang suhu antara minus 40 derajat Fahrenheit hingga 140 derajat Fahrenheit, atau setara minus 40 hingga 60 derajat Celsius.
Artinya tablet ini bisa digunakan di berbagai kondisi ekstrem, dari freezer gudang penyimpanan hingga lapangan kerja di bawah terik matahari tropis.
Layar FHD 10,1 Inci dengan Teknologi In-Cell
BMAX I10 S Pro hadir dengan layar IPS FHD 10,1 inci beresolusi 1920 x 1200 piksel yang menggunakan teknologi In-cell full lamination, menjadikan tampilannya lebih tipis dan lebih portabel dibandingkan tablet rugged yang menggunakan panel konvensional.
Layar berbasis In-cell ini juga secara langsung mengurangi pantulan cahaya dan membuat tampilannya lebih mudah dibaca di luar ruangan, sebuah keunggulan yang sangat relevan mengingat target pengguna perangkat ini adalah mereka yang sering bekerja di bawah sinar matahari langsung.