OnePlus Diduga Kembangkan Handheld Gaming Ini Fakta Terbarunya
- nbc
VIVATechno – Pasar handheld gaming kini tidak lagi didominasi oleh brand PC saja.
Produsen smartphone mulai melirik segmen ini seiring meningkatnya performa hardware mobile.
Perangkat mobile saat ini dinilai sudah cukup kuat untuk mendekati pengalaman konsol portabel.
Di tengah tren tersebut, nama OnePlus ikut mencuat melalui bocoran perangkat terbarunya.
Informasi awal mengenai perangkat ini pertama kali dibagikan oleh Digital Chat Station di platform Weibo.
Meski unggahannya sempat diubah, beberapa detail desain sudah terlanjur tersebar.
Perangkat ini terlihat mengusung desain yang cukup berbeda dibanding handheld pada umumnya.
Bagian kiri dan kanan dilengkapi grip bertekstur dengan warna ungu yang mencolok.
Selain itu, terdapat tombol trigger di bagian atas yang memperkuat kesan sebagai perangkat gaming.
Jika diperhatikan, tampilannya masih menyerupai smartphone OnePlus yang dimodifikasi menjadi konsol genggam.
Namun, bodinya dibuat lebih tebal untuk menunjang kenyamanan saat bermain game.
Perangkat ini juga terlihat memiliki kamera belakang lengkap dengan LED flash.
Di bagian bawah terdapat port USB Type C yang umum digunakan pada perangkat modern.
Sementara itu, tombol volume ditempatkan di sisi samping seperti smartphone pada umumnya.
Kombinasi desain ini membuat perangkat terasa seperti perpaduan antara smartphone dan handheld gaming.
Bocoran lain juga datang dari Panda Is Bald yang dikenal sering mengungkap informasi awal perangkat teknologi.
Ia menyebutkan bahwa perangkat ini akan membawa layar berukuran 8 inci.
Untuk performa, perangkat ini diperkirakan menggunakan chipset kelas atas dari seri MediaTek Dimensity.
Chipset tersebut biasanya digunakan pada smartphone flagship dengan performa tinggi.
Jika benar, maka performa gaming yang ditawarkan kemungkinan akan cukup mumpuni.
Meski begitu, pendekatan yang digunakan tampaknya tetap berfokus pada mobile gaming.
Artinya, perangkat ini kemungkinan besar akan menjalankan game berbasis Android.
Berbeda dengan handheld berbasis PC yang mampu menjalankan game berat secara native.
Dengan konsep ini, perangkat lebih menyerupai smartphone dengan kontrol fisik yang lebih optimal.
Pendekatan tersebut bisa menjadi strategi untuk menghadirkan pengalaman gaming yang lebih nyaman.