Zyrex D-Tech, Laptop Entry-Level Performa Gahar, Cocok untuk Pekerja dan Gamers!

Zyrex D-Tech
Sumber :
  • id.pinterest.com
  • 3DMark Fire Strike: Skor 1610.
  • 3DMark Time Spy: Skor 651.
Tablet Rp 6 Jutaan Ini Bikin Laptop Mati Gaya: Ada Mode Desktop PC!

Desain Minimalis dan Bobot Ringan

Zyrex D-Tech hadir dengan desain yang simpel dan modern, dibalut warna polos dengan finishing dove.

30 Hari Edit Video dan Office Pakai Tablet: Laptop Resmi Pensiun?

Bobotnya hanya sekitar 1,4 kg untuk ukuran 14 inci, menjadikannya cukup ringan untuk dibawa bepergian. Bagian bodinya terasa solid tanpa kesan kopong.

Laptop ini juga dilengkapi backlit keyboard yang sangat berguna saat bekerja atau bermain di ruangan gelap, serta touchpad yang responsif dengan dukungan penuh gestur Windows.

Bye Charger! Tablet Flagship 2026 Baterai 16 Jam Bikin Laptop Makin Sepi

Layar dan Konektivitas

Untuk menekan harga, Zyrex D-Tech menggunakan panel layar dengan resolusi HD (bukan Full HD) dan gamut warna yang standar (54,2% sRGB).

Meskipun demikian, kecerahan layar mencapai 290 nits, sehingga masih nyaman digunakan di luar ruangan (namun tidak di bawah terik matahari langsung).

Konektivitasnya cukup lengkap, termasuk USB Type-A, combo audio jack, slot Micro SD, HDMI, serta USB Type-C yang mendukung Display Port dan Power Delivery, memungkinkan laptop ini terhubung dengan dua layar eksternal sekaligus.

Daya Tahan Baterai dan Kesimpulan

Dengan baterai 45 Wh, Zyrex D-Tech mampu bertahan sekitar 5 jam 42 menit dalam pengujian PCMark 10 (tanpa koneksi internet, brightness 50%, volume 20%).

Untuk penggunaan ringan seperti streaming YouTube atau mengetik, baterainya cukup awet. Namun, jika digunakan untuk bermain game, disarankan untuk tetap terhubung dengan charger untuk performa maksimal.

Secara keseluruhan, Zyrex D-Tech adalah pilihan yang sangat matang di segmen laptop Rp3 jutaan. Dengan kombinasi Ryzen 5 3500U, RAM 16GB dual channel, SSD NVMe, dan port yang lengkap, laptop ini menawarkan performa yang dapat diandalkan untuk multitasking, desain ringan, hingga gaming kompetitif.*