3 Elektronik Rumah Tangga yang Tidak Usah di Beli Wajib Tahu!
Cirebon, VIVA Techno – Menjelang promo besar tanggal kembar e-commerce 7.7 hingga 12.12 2026, banyak pengguna justru tergoda membeli berbagai peralatan elektronik rumah tangga yang viral di media sosial. Namun tidak semua perangkat tersebut benar-benar dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Halo vivanians, pernah nggak sih kalian beli barang elektronik karena lagi hype, tapi akhirnya cuma jadi pajangan di rumah? Nah, di tengah maraknya diskon besar di marketplace, ada baiknya lebih selektif sebelum checkout.
Berikut ini ulasan 3 peralatan elektronik rumah tangga yang sering dianggap kurang penting dan sebaiknya dipikir ulang sebelum dibeli, apalagi saat momen promo besar e-commerce.
1. Coffee Grinder Elektrik: Tidak Wajib untuk Penikmat Kopi Santai
Coffee grinder elektrik memang terlihat keren dan modern, apalagi bagi pecinta kopi rumahan. Alat ini berfungsi untuk menggiling biji kopi secara otomatis agar lebih fresh saat diseduh. Namun, untuk pengguna biasa, alat ini dinilai kurang esensial. Di Indonesia, sebagian besar orang masih mengandalkan kopi bubuk siap pakai atau jasa giling di kedai kopi.
Jika hanya sesekali minum kopi di rumah, metode manual atau kopi instan masih jauh lebih praktis dan hemat. Apalagi harga coffee grinder elektrik bisa ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
2. Pemanggang Roti (Toaster): Jarang Dipakai di Rumah Tangga Indonesia
Pemanggang roti atau toaster sering menjadi incaran saat promo elektronik, terutama karena terlihat praktis untuk sarapan cepat. Namun kenyataannya, konsumsi roti di Indonesia tidak seintens negara Barat. Banyak orang akhirnya hanya memakai toaster beberapa kali saja setelah dibeli.
Selain itu, alternatif seperti teflon atau pan biasa masih bisa digunakan untuk memanggang roti tanpa harus membeli alat tambahan. Dengan harga mulai dari 200 ribuan dan konsumsi listrik cukup tinggi, alat ini sering dianggap kurang efisien untuk penggunaan harian.
3. Juicer Elektrik: Blender Masih Jadi Andalan Utama
Juicer elektrik atau mesin ekstraktor jus sering dipromosikan sebagai alat hidup sehat karena mampu memisahkan sari buah dan ampas secara otomatis. Tapi faktanya, blender biasa masih lebih fleksibel. Selain bisa membuat jus, blender juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan memasak lainnya.