AC Changhong Murah tapi Boros? Ini Kelebihan dan Kekurangannya Menurut Pengguna
- id.pinterest.com
VIVATechno – AC Changhong belakangan ini ramai diperbincangkan, terutama karena harganya yang tergolong sangat terjangkau. Di marketplace seperti Shopee, AC ini bahkan masuk jajaran produk terlaris dengan banderol sekitar Rp2,2 jutaan. Namun, di balik harga murah tersebut, tentu ada kelebihan sekaligus kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
1. Kekurangan Utama: Konsumsi Listrik Cukup Besar
AC Changhong 1 PK
- YouTube
Kekurangan paling menonjol dari AC Changhong ini adalah daya listriknya yang mencapai sekitar 450 watt. Bagi rumah dengan kapasitas listrik 450 watt, AC ini sudah pasti tidak bisa digunakan. Bahkan untuk rumah 900 watt, pengguna perlu berpikir ulang, terutama jika banyak peralatan elektronik lain seperti kulkas, mesin cuci, magic com, setrika, atau pompa air yang sering digunakan bersamaan.
Pengalaman penggunaan menunjukkan adanya kenaikan tagihan listrik yang cukup signifikan. Sebelum memakai AC ini, pengeluaran listrik berada di kisaran Rp50.000, namun setelah pemakaian AC Changhong bisa naik hingga Rp500.000–Rp600.000 per bulan. Hal ini juga diperkuat dengan fakta bahwa AC ini hanya memiliki rating hemat energi dua bintang, yang tergolong kurang efisien dibanding AC modern dengan rating empat atau lima bintang.
2. Kelebihan: Harga Murah dan Fitur Dasar Sudah Lengkap
Meski boros listrik, AC Changhong tetap memiliki banyak kelebihan. Yang pertama tentu saja harga yang relatif murah dibanding merek lain di kelasnya. Dengan budget sekitar Rp2 jutaan, pengguna sudah mendapatkan unit AC lengkap, bahkan sering kali termasuk pipa instalasi.
AC ini juga sudah menggunakan freon R32 yang lebih ramah lingkungan. Dari segi desain, unit indoor dan outdoor terlihat cukup menarik, dengan bentuk indoor yang mengotak dan modern. Selain itu, suara unit outdoor tergolong tidak terlalu berisik, sehingga tidak mengganggu kenyamanan.**