Jangan Beli Infinix Hot 70 Sebelum Baca Review Kelebihan dan Kekurangannya!
VIVATechno – Infinix kembali menggebrak pasar smartphone entry-level Indonesia dengan meluncurkan lini terbaru mereka melalui seri Infinix Hot 70.
Ponsel ini langsung memikat perhatian berkat kombinasi baterai berkapasitas monster dan harga jual yang sangat kompetitif di angka Rp2 jutaan.
Berdasarkan spesifikasi formal yang tertera di Halaman Resmi Infinix Indonesia, perangkat ini membawa jargon "Dynamic Shine Design" dengan ketebalan yang sangat tipis untuk ukuran ponsel berbaterai besar, yakni hanya 7,49 mm.
Bagi konsumen yang mencari ponsel tangguh tanpa harus menguras dompet, performa yang ditawarkan di atas kertas cukup menjanjikan untuk kebutuhan harian sepanjang tahun 2026.
Kelebihan Infinix Hot 70
Daya tarik utama Infinix Hot 70 terletak pada sektor suplai daya. Perangkat ini dibekali baterai 6.000 mAh yang didukung teknologi pengisian daya cepat 45W Lightning FastCharge.
Infinix mengklaim baterai ini mampu terisi hingga 50% hanya dalam waktu 25 menit. Menariknya lagi, terdapat jaminan kesehatan baterai tetap di atas 80 persen hingga penggunaan 5 tahun.
Dari segi dapur pacu, Infinix Hot 70 ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G100 Ultimate (6nm) yang dikombinasikan dengan sistem operasi XOS 16 berbasis Android 16.
Infinix memberikan garansi performa mulus hingga 72 bulan (72-Months Fluency).
Keunggulan lainnya adalah ketahanan fisik yang solid berkat sertifikasi IP65 Dust & Splash Resistant, membuat ponsel ini aman dari benturan minor serta cipratan air. Fitur pendukung seperti NFC dan Infrared Blaster juga sudah disematkan.
Kekurangan Infinix Hot 70
Meskipun membawa banyak peningkatan impresif, Infinix Hot 70 bukan tanpa kompromi. Sektor yang paling disayangkan terletak pada panel layarnya. Mengusung bentang layar luas 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz yang mulus, resolusi yang dihadirkan ternyata masih bertahan di tingkat HD+ (720 x 1576 piksel).
Di kelas harga Rp2 jutaan, absennya resolusi Full HD+ membuat kerapatan piksel saat menonton video beresolusi tinggi terasa sedikit kurang tajam dibanding kompetitornya.
Selain itu, tingkat kecerahan maksimal layarnya berada di angka 700 nits (HBM), yang mana sedikit kewalahan jika digunakan langsung di bawah terik matahari ekstrem.
Sektor kamera belakangnya tangguh dengan sensor 50MP AI Camera, namun absennya lensa ultrawide memaksa pengguna mengandalkan mode panorama bawaan untuk mengambil foto bersudut lebar.