Tips Jitu Merawat Mesin Cuci agar Awet dan Pakaian Lebih Bersih Maksimal

Ilustrasi Mesin Cuci
Sumber :

VIVATechno – Mungkin Anda berpikir, "Saya sudah pakai mesin cuci merek bagus, kok cepat rusak atau cucian kurang bersih?"

img_title Rekomendasi Air Fryer Murah 2026, Kapasitas Besar Mulai Rp400 Ribuan

Ternyata, masalahnya seringkali bukan pada mesin cuci itu sendiri, melainkan pada kebiasaan penggunaan kita. Mari simak tips penting berikut:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Perhatikan Kapasitas Pakaian, Bukan Sekadar Angka Kiloan

img_title Daftar 5 HP Paling Worth It Juni 2026, Ada yang Baterainya 9.000 mAh!

Banyak yang salah kaprah mengartikan kapasitas mesin cuci. Angka kiloan (misal 7 kg) bukan berarti Anda bisa memasukkan pakaian seberat itu.

Kenapa? Karena mesin cuci juga butuh ruang untuk air dan pergerakan pakaian.

img_title Bisa Air Fryer Tanpa Minyak! Oven Jumbo Electrolux EOT7024XFG Hadir dengan Kapasitas 70 Liter
  • Aturan Praktis: Isi pakaian 3/4 dari ketinggian tabung (untuk top loading atau twin tub) atau 3/4 dari volume tabung (front loading).
  • Contoh: Mesin cuci 13,5 kg mungkin hanya efektif menampung 5-6 kg pakaian.
  • Pentingnya: Ruang kosong memungkinkan pakaian "dibanting" (pada front loading) atau bergerak bebas saat dicuci, sehingga lebih bersih. Jika terlalu penuh, pakaian tidak akan bersih maksimal, putaran mesin jadi berat, dan bisa merusak tabung.

2. Jangan Tutup Pintu Mesin Cuci Setelah Selesai Mencuci

Ini adalah penyebab umum jamur pada karet pintu front loading dan bau apek pada top loading.

  • Mesin Cuci Front Loading: Setelah mencuci, biarkan pintu terbuka sedikit. Karet pintu yang lembap adalah sarang jamur. Membiarkannya terbuka memungkinkan sirkulasi udara sehingga cepat kering.
  • Mesin Cuci Top Loading: Buka juga penutupnya. Bagian dalam tabung dan filter bisa lembap dan menimbulkan bau pengap jika ditutup terus-menerus.

3. Takaran Deterjen dan Pewangi: Sedikit Saja Sudah Cukup!

Anggapan "lebih banyak busa, lebih bersih" sudah ketinggalan zaman! Deterjen modern dirancang rendah busa dan sangat efektif.

  • Aturan Umum: Cukup gunakan satu takaran tutup botol deterjen.
  • Risiko Deterjen Berlebih:
    • Pembilasan Berulang: Mesin cuci bisa membilas 3-5 kali, bahkan tidak selesai-selesai, karena busa terlalu banyak. Ini memboroskan air dan listrik.
    • Sisa Deterjen: Sisa deterjen bisa menumpuk menjadi kerak di belakang tabung dan membuat pakaian lengket atau tidak bersih sempurna.
    • Pemutih: Gunakan pemutih sesuai takaran, jangan berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Rutin Bersihkan Filter dan Tabung Mesin Cuci

Mesin cuci juga butuh perawatan berkala!

Halaman Selanjutnya
img_title