Dampak Buruk Jarang Cuci Motor, Bisa Rusak Komponen Ini
- id.pinterest.com
VIVATechno – Merawat sepeda motor tidak hanya soal servis berkala, tetapi juga kebersihan yang perlu dijaga terutama di musim hujan.
Mencuci motor secara rutin menjadi hal penting untuk menjaga performa dan umur kendaraan roda dua tersebut.
Motor yang jarang dicuci akan mengalami berbagai masalah teknis yang bisa mempengaruhi kinerja dan daya tahan komponen-komponennya.
Hal ini terutama terlihat pada beberapa bagian vital sepeda motor.
Kerusakan pada Rantai dan Gir
Rantai dan gir merupakan komponen yang paling rawan rusak jika motor jarang dicuci setelah digunakan saat hujan.
Zat asam yang terkandung dalam air hujan dapat menyebabkan komponen ini berkarat dengan cepat jika tidak segera dibersihkan.
"Rantai dan gir menjadi komponen yang paling rawan rusak jika motor jarang dicuci setelah digunakan saat hujan. Zat asam yang terkandung pada air hujan bisa membuat rantai maupun gir menjadi berkarat jika tidak segera dicuci atau dibilas menggunakan air," menurut informasi dari kanal YouTube Edie Arta.
Kondisi tersebut akan mempersingkat usia pakai komponen tersebut dan berujung pada penggantian yang lebih cepat.
Penggantian rantai dan gir secara prematur tentu akan menambah biaya perawatan motor.
Dampak pada Shockbreaker
Shockbreaker juga tidak luput dari dampak buruk jika motor jarang dicuci.
Kotoran yang menempel pada as dan spring shockbreaker dapat mempercepat kerusakan pada komponen suspensi ini.
Dalam kondisi yang parah, debu dan kotoran bisa menimbulkan goresan pada as shockbreaker yang akan mengurangi kinerjanya.
Shockbreaker yang tidak optimal akan mengurangi kenyamanan berkendara dan bisa berisiko pada aspek keselamatan.
Kerusakan pada Body dan Komponen Lain
Dampak jangka panjang dari jarang mencuci motor juga terlihat pada body kendaraan.
Warna body dan mika lampu akan lebih cepat kusam akibat zat asam yang terkandung dalam air hujan.
Khusus pada motor dengan cat warna putih, zat asam tersebut bisa menjadi penyebab terjadinya yellowing atau penguningan pada permukaan cat.
Selain itu, komponen seperti rem bisa lebih cepat aus karena kotoran yang menumpuk.