Duit Majikan Ludes Dipake Judol, Pemuda Ini Mainkan "Drama Begal"
- 1
Techno –Seorang pemuda bernama Ganes Melasrana (24) asal Desa Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul Garut, mengaku sebagai korban begal di Kawasan Cilopang Cipanas Tarogong Kaler Garut. Pengakuannya tersebut sempat viral di media sosial, bahkan hingga nekat membuat laporan resmi dikepolisan.
Usut punya usut pengakuannya tersebut hanya akal-akalan, karena uang majikannya habis dipergunakan untuk bermain Judi Online (Judol). Karena tak bisa mengembalikan uang majikan, Ganes akhirnya mengeluarkan jurus pamungkas dengan mengaku korban begal.
" Jadi dia (Ganes) telah menggunakan uang majikannya hingga habis untuk bermain judi online, " ungkap Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Herman Saputra, Sabtu 19 September 2026.
Drama korban begal palsu yang diskenariokan Ganes yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (Ojol), terbongkar setelah polisi melakukan penyelidikan di TKP, saksi da memeiksa yang bersangkutan. Ganes dengan sengaja membuat luka dibagian tangan, agar dipercaya sang majikan.
" Karena bingung tak bisa mengembalikan uang milik majikan, yang bersangkutan mengarang cerita dan sengaja membuat luka di tangan dengan cara menyilet seolah menjadi korban kejahatan jalanan (begal), " ungkap Herman.
Lanjut Herman, Ganes melaporkan dirinya menjadi korban begal kepada pihak Polsek Tarogong Kaler pada hari Kamis 17 September 2026. Sementara uang yang harus diserahkan kepada majikannya sebesar Rp 2,1 juta. " Uang tersebut semuanya ludes dipergunakan untuk bermain Judol.
" Hasil pendalaman dan pemeriksaan sejumlah saksi di jalan Cipanas sesuai TKP diceritakan Ganes, diperoleh keterangan bahwa tidak pernah ada peristiwa begal. Petugas pun langsung mengkonfrontir yang bersangkutan, hingga akhirnya Ganes mengakui telah berbohong. "ucap Herman.
Pasca modusnya terbongkar, Ganes terpaksa harus berurusan dengan hukum, karena telah membuat laporan palsu. Kemudian Ganes membuat video klarifikasi terbuka setta jujur, bahwa dirinya berdusta dan membuat laporan palsu telah menjadi korban begal agar majikannya tak menanyakan uang yang harus disetorkan
" Hingga saat ini Ganes masih berada di Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, ia terancam pidana karena membuat laporan palsu, " pungkas Herman.