Apakah Mengecas HP Sampai 100% Bikin Baterai Cepat Rusak? Ini Kata Ahli

Baterai Ponsel Cepat Habis
Sumber :
  • id.pinterest.com

VIVATechno – Masih banyak orang yang terbiasa mengecas ponsel hingga penuh 100% dan membiarkannya tetap terhubung ke charger, bahkan semalaman. 

img_title Bahaya Lupa Amankan Data Digital, Pakar Siber Ungkap Modus Peretasan Baru!

Tapi tahukah kamu, kebiasaan ini ternyata bisa berdampak pada usia baterai dalam jangka panjang?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut pakar baterai dari berbagai universitas ternama di Amerika Serikat, membiarkan ponsel tetap terisi penuh bisa mempercepat penurunan performa baterai.

img_title 7 HP Redmi Terbaik 1–2 Jutaan 2026: Baterai Jumbo, Layar 144Hz, dan Kamera 108MP

Mengecas Ponsel Sampai Penuh Bisa Mempercepat Penuaan Baterai

Chao-Yang Wang, Direktur Pusat Mesin Elektrokimia di Pennsylvania State University, menjelaskan bahwa baterai akan mengalami penurunan kualitas lebih cepat jika sering diisi sampai 100%, dibandingkan hanya mengisi sampai sekitar 90%.

img_title HP Lipat Tipis di 2026 Resmi Rilis, Tebalnya Cuma 4,1 mm!

“Kalau terus-menerus diisi penuh, penurunan kualitas baterai bisa mencapai 10–15% lebih cepat,” kata Wang, dikutip dari HuffPost.

Hal ini diperkuat oleh Dibakar Datta, profesor madya teknik mesin dan industri di New Jersey Institute of Technology. 

Ia menyebutkan bahwa ketika baterai berada dalam kondisi terisi penuh terus-menerus, maka tegangan di dalamnya tetap tinggi, dan hal ini mempercepat penuaan kimiawi baterai.

Tapi Jangan Juga Biarkan Baterai Sampai 0%

Walaupun mengisi daya hingga penuh tidak ideal dilakukan setiap saat, membiarkan baterai hingga benar-benar kosong juga bisa berdampak buruk. 

Datta menyarankan agar pengguna mulai mengecas ponsel saat daya tersisa sekitar 20%.

Jika baterai sering dibiarkan sampai 0%, bisa menurunkan kemampuan baterai dalam menyimpan daya secara optimal.

Idealnya, Cas HP di Rentang 20% hingga 80%

Untuk menjaga kesehatan baterai, para ahli menyarankan agar pengisian daya dilakukan di rentang 20% hingga 80%. 

Cara ini dinilai lebih baik dalam mempertahankan kapasitas baterai dalam jangka panjang.

Namun, Wang juga menyebutkan bahwa pada kondisi tertentu, seperti saat bepergian jauh, tentu tidak masalah jika kamu perlu mengisi daya hingga 100%. Yang penting, jangan dijadikan kebiasaan harian jika ingin baterai lebih awet.

Suhu Ekstrem Juga Bisa Merusak Baterai

Selain kebiasaan mengisi daya, faktor suhu juga berpengaruh besar pada kesehatan baterai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baik suhu yang terlalu panas maupun terlalu dingin bisa mempercepat kerusakan baterai.

“Baterai justru lebih rentan terhadap suhu ekstrem dibandingkan sekadar terisi penuh,” jelas Wang. Itulah sebabnya beberapa ponsel bisa menampilkan notifikasi “Terlalu Panas untuk Mengisi Daya” saat perangkat berada di suhu tidak ideal.

Halaman Selanjutnya
img_title