Infinix Hot 70 vs Oppo A6C, HP Rp2 Jutaan Mana yang Lebih Worth It?
Cirebon, VIVA Techno – Persaingan smartphone kelas Rp2 jutaan semakin menarik pada 2026. Dua perangkat yang saat ini banyak dibicarakan adalah Infinix Hot 70 dan Oppo A6C. Keduanya menawarkan keunggulan berbeda yang membuat calon pembeli cukup sulit menentukan pilihan.
Bagi Vivanians yang sedang mencari smartphone baru dengan harga terjangkau, perbandingan kedua perangkat ini layak menjadi bahan pertimbangan sebelum memutuskan membeli.
Dari sisi daya tahan baterai, Oppo A6C tampil lebih unggul dengan kapasitas jumbo 7.000 mAh. Kapasitas tersebut membuat perangkat mampu bertahan lebih lama untuk aktivitas harian seperti media sosial, streaming video, hingga komunikasi sepanjang hari.
Sementara itu, Infinix Hot 70 mengandalkan baterai 6.000 mAh yang juga tergolong besar. Namun keunggulan utamanya terletak pada dukungan pengisian cepat 45W yang membuat proses pengisian daya jauh lebih singkat dibanding pesaingnya.
Untuk urusan performa, Infinix Hot 70 berada satu langkah di depan. Smartphone ini ditenagai chipset MediaTek Helio G100 yang cukup mumpuni untuk multitasking, penggunaan aplikasi harian, hingga bermain game kasual dengan lancar.
Sebaliknya, Oppo A6C lebih difokuskan pada efisiensi daya dan penggunaan sehari-hari. Kinerjanya sudah memadai untuk kebutuhan dasar seperti browsing, chatting, media sosial, dan menonton video, tetapi kurang ideal bagi pengguna yang sering memainkan game berat.
Kedua smartphone sama-sama mengusung layar refresh rate 120Hz yang memberikan pengalaman scrolling lebih mulus dan responsif. Namun keduanya masih menggunakan resolusi HD Plus sehingga ketajaman gambar belum sebaik panel Full HD Plus yang mulai banyak digunakan di kelas harga serupa.
Di sektor fotografi, Infinix Hot 70 menawarkan kamera utama 50MP yang lebih unggul secara spesifikasi dibanding Oppo A6C yang mengandalkan kamera utama 13MP. Meski demikian, keduanya tetap cukup memadai untuk kebutuhan dokumentasi sehari-hari dan media sosial.
Dari sisi fitur tambahan, Infinix Hot 70 juga memiliki nilai lebih karena sudah dilengkapi NFC, sensor giroskop, sensor sidik jari, face unlock, serta slot kartu triple yang memungkinkan penggunaan dua SIM dan satu kartu microSD secara bersamaan.
Oppo A6C memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Selain belum mendukung NFC, smartphone ini juga hanya dibekali pengisian daya 15W. Dengan baterai sebesar 7.000 mAh, waktu pengisian penuh tentu membutuhkan durasi yang lebih lama dibanding rivalnya.
Sementara itu, kekurangan utama Infinix Hot 70 terletak pada absennya kamera ultrawide serta penggunaan layar IPS LCD beresolusi HD Plus yang terasa kurang maksimal bagi sebagian pengguna.
Untuk harga, Oppo A6C dipasarkan mulai kisaran Rp2,4 jutaan. Sedangkan Infinix Hot 70 dijual mulai sekitar Rp2,6 jutaan tergantung varian memori yang dipilih.
Jika prioritas utama adalah baterai super awet untuk penggunaan jangka panjang, Oppo A6C menjadi pilihan yang menarik. Namun apabila Vivanians menginginkan performa lebih kencang, pengisian daya cepat, kamera lebih baik, serta fitur yang lebih lengkap, Infinix Hot 70 menjadi opsi yang lebih worth it di kelas harga Rp2 jutaan pada 2026.*