Motorola Edge 60 Pro: Kamera Triple 50MP Bikin Smartphone Lain Ketinggalan!
- YouTube
VIVATechno – Motorola Edge 60 Pro datang dengan amunisi kamera yang bikin geleng-geleng kepala. Smartphone premium ini punya setup kamera triple 50MP yang bahkan ranking 1 di DXOMark untuk urusan baterai.
Dengan harga 7 jutaan, Motorola Edge 60 Pro menawarkan paket lengkap mulai dari desain kulit sintetis yang anti-mainstream hingga performa Dimensity 8350 Extreme.
Desain Premium dengan Material Kulit Sintetis
Motorola Edge 60 Pro tampil beda dengan material kulit sintetis di bagian belakang. Pilihan material ini bikin smartphone terasa mewah dan nyaman digenggam meski framenya masih plastik.
Tersedia tiga pilihan warna: Pantone Dazzling Blue, Shadow, dan Sparkling Green. Smartphone ini juga sudah punya sertifikasi IP68, IP69, dan MIL-STD-810H untuk ketahanan ekstra terhadap air, debu, dan benturan.
Motorola Edge 60 Pro
- id.pinterest.com
Layar P-OLED 6.7 Inch dengan Brightness 4500 Nits
Layar Motorola Edge 60 Pro pakai panel P-OLED berukuran 6.7 inch resolusi FHD+. Brightness-nya mencapai 4500 nits sehingga tetap jelas di bawah terik matahari.
Refresh rate 120Hz dengan touch sampling 720Hz bikin layar super responsif. Sudah support HDR10+, DCI-P3 color space, dan berbagai sertifikasi SGS untuk kenyamanan mata saat gaming atau menonton.
Setup Kamera Triple 50MP yang Juara
Kamera utama Motorola Edge 60 Pro pakai sensor Sony Lytia YMX700C beresolusi 50MP dengan OIS dan PDAF. Kamera kedua adalah ultrawide 50MP yang bisa jadi makro dengan autofocus.
Kamera ketiga adalah telephoto 10MP dengan optical zoom 3x dan digital zoom hingga 50x. Lensa tele juga dilengkapi OIS untuk hasil zoom yang stabil tanpa blur berlebihan.
Kamera depan 50MP menghasilkan foto selfie yang tajam dengan skin tone natural. Sayangnya masih fixed focus jadi kurang maksimal untuk vlog, tapi focal length-nya luas sehingga frame tidak terlalu sempit.
Hasil Foto dan Video Berkualitas Flagship
Dalam kondisi terang, foto dari Motorola Edge 60 Pro sangat cakep dengan warna natural dan detail jelas. HDR bekerja sempurna untuk menyeimbangkan area gelap dan terang.
Mode lowlight butuh night mode untuk hasil maksimal karena tanpa itu foto terasa noisy. Untungnya dengan OIS, foto night mode tetap tajam meski tangan agak goyang.