Samsung Galaxy A07, HP Jutaan Chipset G99, Worth It Gak Sih?
- id.pinterest.com
VIVATechno – Samsung kembali mengguncang pasar smartphone budget dengan peluncuran Galaxy A07. Seri entry level ini membawa upgrade signifikan yang cukup mengejutkan dibanding pendahulunya tahun lalu.
Harga Rp1,3 juta dengan chipset MediaTek Helio G99 jadi daya tarik utama. Chipset ini biasanya ada di HP 2 jutaan, kini hadir di segmen yang lebih terjangkau.
Persaingan smartphone budget makin ketat di Indonesia tahun 2025. Brand Tiongkok dengan harga agresif memaksa Samsung berbenah di lini entry level untuk tetap kompetitif.
Desain dan Build Quality
Samsung mempertahankan desain signature dengan kamera vertikal khas. Warna yang ditawarkan punya efek perubahan warna menarik saat kena cahaya seperti koper premium.
Dimensi layar 6,7 inci cukup lega untuk aktivitas harian. Bodi masih pakai material plastik standar untuk menekan harga jual ke konsumen.
IP rating 54 menjadi upgrade penting dari generasi sebelumnya. Sertifikasi ini membuat HP tahan terhadap cipratan air dan debu untuk perlindungan ekstra.
Audio jack 3,5mm masih dipertahankan Samsung di model ini. Fitur yang mulai hilang di banyak HP kini jadi nilai plus untuk pengguna earphone kabel.
Performa Chipset Helio G99
Skor AnTutu mencapai 536 ribu untuk versi lite cukup impresif. Angka ini sangat baik untuk HP Rp1,3 juta di kelasnya tahun ini.
Storage sudah pakai UFS 2.2 bukan EMMC lagi. Kecepatan baca tulis data jauh lebih kencang untuk pengalaman penggunaan yang lebih responsif.
Throttling test 30 menit menunjukkan performa stabil di 100%. Chipset G99 memang terkenal stabil meski tidak sekencang flagship untuk penggunaan jangka panjang.
Gaming Mobile Legends lancar di 60 FPS tanpa kendala. PUBG juga bisa dimainkan 60 FPS rata dengan drop minimal untuk pengalaman bermain yang nyaman.
Layar dan Tampilan
Samsung Galaxy A07
- id.pinterest.com
Panel PLS LCD dengan refresh rate 60-90Hz adaptif. Brightness mencapai 485 nit cukup terang untuk penggunaan outdoor di bawah sinar matahari.
Color accuracy SRGB 85,2% kurang ideal untuk editing profesional. Namun untuk konsumsi konten sehari-hari masih sangat cukup dan nyaman di mata.
Resolusi HD Plus bukan Full HD masih jadi kompromi. Keuntungannya baterai lebih awet karena resolusi lebih rendah untuk layar berukuran besar ini.