Samsung Galaxy S25 FE: Smartphone Turun di Harga 8 Jutaan!

Samsung Galaxy S25 FE
Sumber :
  • YouTube Droidlime

VIVATechno – Samsung Galaxy S25 FE kini makin terjangkau dengan harga yang turun ke angka Rp8 jutaan untuk varian 8/256 GB. Setelah dipakai selama dua minggu sebagai ponsel utama, banyak hal menarik yang patut dibahas. Dari performa Exynos 2400 hingga daya tahan baterai, semua akan diulas tuntas.

img_title HP Lipat Tipis di 2026 Resmi Rilis, Tebalnya Cuma 4,1 mm!

Ponsel Samsung kelas menengah ini menawarkan pengalaman hampir setara flagship. Tapi apakah benar-benar worth it? Mari kita bedah satu per satu kelebihan dan kekurangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Platform Ini Ajarkan Cara Membeli Smartphone Sesuai Kebutuhan

Samsung Galaxy S25 FE

Photo :
  • id.pinterest.com

Performa Exynos 2400

img_title 5 HP AMOLED Tools AI Peringkas Kerja Terbaik di 2026

Kabar baiknya, Exynos 2400 di Galaxy S25 FE terasa lebih adem dibanding generasi sebelumnya. Vapor chamber yang lebih besar 13% membuat suhu lebih terkendali untuk pemakaian sehari-hari. Pengalaman booting dan multitasking terasa lebih nyaman.

Bahan metal pada body Samsung memang membuat panas lebih terasa. Dibanding Poco F7 atau Infinix GT30 Pro, S25 FE terasa lebih hangat di tangan. Kalau mau gaming maksimal, disarankan pakai fan cooler eksternal.

Untuk edit video 4K, performa masih oke. Tapi buat yang ngejar performa gaming top, mungkin ini bukan pilihan terbaik. Catatan penting: ambil foto-video outdoor juga bikin ponsel cenderung hangat.

Baterai 4900 mAh

Kapasitas baterai Galaxy S25 FE naik dari 4700 mAh jadi 4900 mAh. Kenaikan ini cukup terasa untuk pemakaian harian. Full pakai data seluler dari pagi sampai malam, Screen on Time (SOT) bisa 5 jam 16 menit dengan sisa 14-16%.

Samsung punya fitur Light Performance Mode yang bikin konsumsi daya lebih efisien. Dengan mode ini, mix WiFi dan seluler bisa bertahan seharian dengan SOT hampir 7 jam. Lumayan banget untuk yang butuh daya tahan ekstra.

Charging-nya juga upgrade ke 45 watt. Dari 0 sampai 100% hanya butuh sekitar 1 jam 5 menit. Ini peningkatan signifikan dari seri sebelumnya yang bikin pengisian lebih praktis.

Sinyal dan Konektivitas

Soal sinyal, bar yang muncul memang tidak setinggi ponsel Vivo. Tapi selama dua minggu pemakaian, tidak ada masalah berarti. Koneksi internet tetap lancar untuk browsing dan streaming.

Speed test dengan ponsel lain juga menunjukkan kecepatan yang mirip-mirip. Jadi untuk seri S, kualitas sinyal sudah lebih baik dibanding seri A. Pengalaman penggunaan sehari-hari tetap mulus tanpa gangguan.

Desain Premium: Tipis, Ringan, Elegan

Dari segi desain, Samsung Galaxy S25 FE punya tiga upgrade penting. Pertama, material belakang sudah matte, bukan glossy seperti S24 FE. Ini bikin lebih elegan dan minim sidik jari.

Kedua, pakai enhanced armor aluminum yang lebih ringan. Bobotnya cuma 191 gram, sama dengan Vivo X200 Pro Mini yang notabene smartphone compact. Rasanya benar-benar kerasa ringan di tangan.

Ketiga, ketebalannya hanya 7.4 mm. Ini jauh lebih tipis dari S24 FE yang terkesan bulky. Bezel layar depan juga makin tipis, meski bagian bawah masih sedikit lebih tebal.

Panel layarnya Dynamic AMOLED 2X 120Hz dengan resolusi Full HD. Kualitas layar Samsung memang tidak perlu diragukan lagi. Warna tajam, responsif, dan nyaman untuk konsumsi konten.

Software OneUI 8: Fitur Lengkap, Update 7 Tahun

Samsung Galaxy S25 FE langsung dapat OneUI 8 berbasis Android 16. Bonus updatenya sama seperti flagship, yaitu 7 tahun software update dan security patch. Ini commitment jangka panjang yang jarang ada di kelas harga segini.

Fitur Galaxy AI-nya juga lengkap tidak dikurangi. Ada Audio Eraser yang bisa meminimalisir background noise saat rekam video. Ada juga live activity untuk timer dan info pertandingan bola real-time.

Split screen sekarang bisa memenuhi 90% layar. Manajemen file lebih organized dengan tracking sumber yang jelas. Tombol power juga langsung tersetting untuk Gemini, bukan Bixby lagi.

Tier A, Recommended!

Samsung Galaxy S25 FE sudah terasa 90% seperti flagship. Desainnya tipis, ringan, tidak bulky dengan finishing matte yang premium. Bezel layar juga terkesan lebih tipis meski tidak simetris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baterai improve dengan charging lebih cepat. Selfie lebih minim noise. Fitur flagship dan Galaxy AI tidak ada kompromi sama sekali. Ini paket lengkap untuk yang cari pengalaman premium di harga menengah.

Dengan harga Rp8 jutaan, Samsung Galaxy S25 FE layak masuk tier A. Rekomendasi kuat untuk yang cari ponsel Samsung dengan fitur lengkap dan update panjang. Balance antara harga, fitur, dan performa.*