Samsung Galaxy A55 Tetap Laris Manis, Padahal Bezel Tebal dan Tanpa Charger!
VIVATechno – Fenomena unik terjadi di pasar smartphone Indonesia. Samsung Galaxy A55 masih jadi HP paling dicari di kelas 5 jutaan, meskipun kelemahannya cukup mencolok.
Data analytics menunjukkan fakta mencengangkan. Video review Galaxy A55 masih lebih ramai dibanding Poco F6 yang performa gamenya jauh lebih kencang dan lebih baru.
Samsung Galaxy A55 memang jadi fenomena tersendiri di tahun 2024 ini. HP yang sudah diluncurkan 5 bulan lalu ini tetap populer sampai sekarang. Bahkan video reviewnya masih lebih banyak ditonton dibanding kompetitor yang lebih fresh seperti Poco F6.
Samsung Galaxy A55 5G
- -
Data penjualan online juga mencatat hal serupa. Poco F6 memang laris dengan 10 ribu unit terjual dalam sebulan di Tokopedia. Namun perlu diingat, Poco hanya jualan online saja. Sementara Samsung punya ribuan gerai offline di seluruh Indonesia yang angka penjualannya belum terhitung.
Minus yang Bikin Geregetan
Paket penjualan Galaxy A55 tergolong pelit banget. Cuma dapat HP, kabel, dan buku petunjuk doang. Nggak ada charger, nggak ada casing, bahkan screen protector pun nggak dikasih. Yang diplastikin malah bagian frame metal-nya biar nggak lecet.
Bezel layarnya juga paling tebal dibanding saingannya. Ironis memang, Samsung yang jadi supplier layar iPhone malah pasang bezel segede gaban di HP sendiri. Dari jauh aja sudah keliatan bedanya sama kompetitor.
Performa Gaming Biasa Aja
Soal gaming, Galaxy A55 juga nggak istimewa. Suhu saat main game berat seperti Genshin bisa tembus 45-46 derajat. Sementara Vivo V30 atau Redmi Note 13 Pro Plus cuma 42 derajat, jauh lebih nyaman.
Settingan game pun baru optimal setelah update. MLBB awalnya cuma 60 fps, sekarang baru bisa 120 fps. HP lain udah langsung 90 fps dari awal tanpa perlu nunggu update segala.
Kelebihan yang Susah Dilawan
Material Galaxy A55 memang juara satu di kelasnya. Pakai kaca Gorilla Glass Victus depan belakang, bukan plastik murahan. Frame-nya dari metal keras yang tahan air, berasa kayak HP flagship.
One UI juga jadi nilai plus tersendiri. Tampilannya rapi, simple, dan enak dilihat. Yang penting, nggak ada iklan menjengkelkan yang suka muncul tiba-tiba kayak brand lain.